BALANGAN –Pelayanan kepada siswa dan orang tua menjadi fokus Forum Konsultasi Publik (FKP) Standar Pelayanan yang digelar SD Negeri Dahai, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kamis (13/8/26).
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pihak sekolah untuk mengevaluasi pelayanan sekaligus menghimpun berbagai masukan dari masyarakat sebagai bahan perbaikan ke depan.
Kepala SD Negeri Dahai, Hairani mengatakan terdapat empat layanan utama yang dibahas dalam FKP, yakni Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), legalisir ijazah, mutasi siswa masuk, dan mutasi siswa keluar.
“Alhamdulillah, empat layanan itu selama ini terlaksana dengan baik. Tidak ada keluhan dari masyarakat tentang pelayanan kami berdasarkan survei kepuasan masyarakat,” ujarnya.
Meski pelayanan dinilai berjalan baik, Hairani mengatakan pihak sekolah tetap terbuka terhadap kritik dan saran dari orang tua maupun masyarakat. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada siswa dan orang tua.
Menurutnya, perbaikan pelayanan juga penting dalam mendukung berbagai kegiatan pendidikan di lingkungan sekolah agar dapat berjalan lebih efektif dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pihak.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Balangan, Imam Turmudzi mengatakan Dewan Pendidikan merupakan mitra kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Ia menilai pelaksanaan FKP menjadi bagian penting untuk memastikan pelayanan pendidikan terus berkembang sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
“Pelayanan rata-rata di sekolah sudah cukup baik, karena setiap sekolah sudah memiliki standar pelayanan minimal dan itu sudah direalisasikan di tiap-tiap sekolah. Namun, tentu masih ada perbaikan dan peningkatan,” katanya.
Imam berharap seluruh pemangku kepentingan turut memberikan saran dan masukan untuk mendukung perbaikan dunia pendidikan di Kabupaten Balangan.
“Untuk itu, kami selaku Dewan Pendidikan mengharapkan saran dan masukan dari seluruh stakeholder untuk bagaimana dunia pendidikan ini lebih baik ke depannya,” tambahnya.
Editor: Ande
















