BANJARMASIN – Langkah strategis terus digencarkan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan tinggi hingga ke pelosok daerah.
Kali ini, komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sinergi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong untuk mematangkan pengembangan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di wilayah setempat.
Rencana besar tersebut dibahas secara mendalam dalam agenda rapat koordinasi yang dipusatkan di Ruang Rapat 207, Gedung Pascasarjana ULM, Banjarmasin, pada Jumat (30/10/2026).
Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh Rektor ULM beserta jajaran pejabat struktural kampus, yang menyambut hangat kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Tabalong bersama para kepala dinas terkait.
Fokus utama dalam pembahasan tersebut mengerucut pada rencana pembukaan dua program studi baru di PSDKU Tabalong, yakni Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Teknik Lingkungan.
Kehadiran kedua prodi ini dinilai sangat krusial guna menjawab kebutuhan riil daerah akan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, khususnya dalam sektor pembangunan infrastruktur dan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.
Rektor ULM dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa ekspansi pendidikan tinggi di daerah merupakan wujud nyata tanggung jawab moral kampus dalam mencetak generasi unggul yang siap membangun daerahnya sendiri. Menurutnya, kolaborasi yang erat dengan pemerintah kabupaten menjadi kunci utama agar kurikulum dan operasional prodi baru nanti benar-benar selaras dengan karakteristik serta potensi lokal Tabalong.
“Pengembangan PSDKU ini adalah komitmen bersama kita untuk mendekatkan akses pendidikan tinggi berkualitas kepada masyarakat di kabupaten, sekaligus menyiapkan SDM lokal yang siap berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Rektor ULM di sela-sela rapat.
Sementara itu, pihak Pemkab Tabalong menyambut baik langkah taktis yang diambil pihak universitas. Sekretaris Daerah Kabupaten Tabalong menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh, baik dari segi fasilitas maupun kebijakan pendukung, agar realisasi pembukaan prodi teknik tersebut dapat segera berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Sinkronisasi langkah antara dunia perguruan tinggi dan birokrasi pemerintahan ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas pendidikan di Kalimantan Selatan secara merata.
Dengan dibukanya prodi di bidang teknik sipil dan lingkungan di Tabalong, anak-anak muda di daerah setempat tidak perlu lagi merantau jauh ke ibu kota provinsi untuk mengenyam pendidikan tinggi di bidang teknik yang spesifik.
Melalui sinergi yang terbangun kokoh ini, ULM dan Pemkab Tabalong optimistis kehadiran PSDKU ke depan tidak sekadar menjadi tempat menimba ilmu, melainkan menjadi motor penggerak kemajuan ekonomi, sosial, dan infrastruktur regional yang berkelanjutan di Kabupaten Tabalong.















