BANJARMASIN – Sivitas akademika Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menunjukkan kepedulian mendalam terhadap keselamatan tugas kemanusiaan di tanah air. Jajaran pimpinan kampus tertinggi bersama pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) ULM turun langsung mengikuti aksi solidaritas dan doa bersama untuk mengenang para relawan yang gugur saat berjibaku memadamkan amukan api kebakaran hutan.
Agenda yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ULM tersebut dipusatkan di area Gerbang Jalur Keluar ULM pada Kamis (29/10/2026) malam. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WITA itu dihadiri oleh barisan dosen, ratusan mahasiswa, hingga elemen masyarakat umum yang memadati lokasi acara.
Suasana haru menyelimuti jalannya aksi ketika rangkaian acara diisi dengan pembacaan puisi penuh penghayatan, orasi penyampaian aspirasi, hingga mengheningkan cipta seraya memanjatkan doa bersama. Seluruh hadirin tampak khidmat mendoakan para pejuang lapangan yang mengorbankan jiwa raga demi menanggulangi bencana asap di berbagai wilayah.
Rektor ULM dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa dedikasi tanpa pamrih yang ditunjukkan oleh para petugas pemadam dan relawan layak disetarakan dengan pahlawan bangsa. Menurutnya, pengorbanan besar mereka dalam memadamkan titik api di tengah ancaman bahaya tidak boleh sedikit pun dilupakan oleh masyarakat luas.
“Kita jangan sampai lupa jasa dari para pahlawan bangsa kita. Mereka yang berjuang pada saat memadamkan kebakaran lahan, mereka juga bagian dari pahlawan bangsa,” ungkap Rektor ULM di hadapan para peserta aksi.
Selain mengenang para korban gugur, pimpinan tertinggi ULM tersebut juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Eksekutif Mahasiswa serta seluruh elemen masyarakat yang menginisiasi kegiatan dengan tertib. Ia menilai aksi simpatik yang berjalan damai ini mencerminkan tingginya empati sosial generasi muda kampus terhadap persoalan lingkungan dan kemanusiaan.
Pihaknya berharap tragedi kemanusiaan akibat amukan Karhutla yang sampai merenggut nyawa para pejuang lapangan tidak terulang kembali di masa-masa mendatang.
“Saya juga sangat berterima kasih kepada para mahasiswa, masyarakat, dan seluruh komponen masyarakat yang telah bersama-sama melaksanakan kegiatan ini dengan aman dan damai. Mudah-mudahan pada tahun-tahun berikutnya kita tidak mengalami lagi musibah seperti ini,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Rektor kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa merawat kepedulian antarsesama serta terus mengirimkan doa bagi keluarga pejuang kemanusiaan yang ditinggalkan. Aksi solidaritas ini sekaligus menjadi momentum refleksi bersama agar mitigasi bencana kebakaran hutan ke depan dapat ditangani secara jauh lebih sigap dan terpadu.
















