BANJARBARU – Pengalaman belajar tak selalu harus didapatkan di dalam ruang kelas. Puluhan pelajar sekolah menengah atas di Kalimantan Selatan berkesempatan mengenal dunia penegakan hukum secara langsung melalui kegiatan “Sehari Bersama Kejati Kalsel dan IKA UNAIR Kalsel”.
Program kolaborasi antara Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Kalimantan Selatan dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan ini menjadi sarana pembelajaran lapangan yang memperkenalkan para siswa pada tugas, fungsi, serta peran strategis kejaksaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua IKA UNAIR Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi, turut mendampingi para peserta yang berasal dari SMAN 1 Banjarbaru, SMAN 2 Banjarbaru, dan SMAN 1 Martapura selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Para pelajar diajak mengunjungi sejumlah bidang dan ruang kerja di lingkungan Kejati Kalsel. Di setiap lokasi, mereka mendapatkan penjelasan mengenai proses kerja kejaksaan, mulai dari penanganan perkara, pelayanan hukum kepada masyarakat, hingga langkah-langkah pencegahan tindak pidana.
Bagi para peserta, pengalaman tersebut menjadi kesempatan langka untuk melihat langsung bagaimana institusi penegak hukum menjalankan tugasnya.
Norrahman Adela, siswi SMAN 1 Martapura, mengaku kunjungan tersebut membuka wawasannya mengenai profesi di lingkungan kejaksaan yang sebelumnya hanya dikenalnya melalui buku pelajaran.
“Selama ini saya hanya mengetahui kejaksaan dari pelajaran di sekolah. Setelah datang langsung, saya jadi lebih memahami tugas setiap bidang dan bagaimana mereka bekerja. Pengalaman ini sangat berkesan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak pelajar memperoleh pemahaman mengenai pentingnya hukum sekaligus mengenal profesi di bidang penegakan hukum sejak dini.
Sementara itu, guru pendamping dari SMAN 2 Banjarbaru, Mitha, menilai pembelajaran langsung di lingkungan kejaksaan memberikan nilai tambah yang tidak bisa diperoleh melalui teori di kelas.
Menurutnya, interaksi langsung dengan lingkungan kerja membuat para siswa lebih mudah memahami peran lembaga penegak hukum sekaligus memperluas pandangan mereka terhadap berbagai pilihan profesi.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena siswa tidak hanya belajar tentang hukum, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai dunia kerja di sektor pelayanan publik. Ini bisa menjadi motivasi bagi mereka dalam menentukan cita-cita di masa depan,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kejati Kalimantan Selatan bersama IKA UNAIR Kalsel berharap edukasi hukum tidak hanya meningkatkan kesadaran hukum generasi muda, tetapi juga menumbuhkan minat mereka untuk berkontribusi dalam dunia penegakan hukum dan pelayanan publik di masa mendatang.
















