Informasibanjarmasin.com - Habar Banua Kalimantan
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Banjarmasin
  • DAERAH
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi Bisnis
  • Politik
  • Advertorial
  • Home
  • Banjarmasin
  • DAERAH
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi Bisnis
  • Politik
  • Advertorial
No Result
View All Result
Informasibanjarmasin.com - Habar Banua Kalimantan
No Result
View All Result
  • Home
  • Banjarmasin
  • DAERAH
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi Bisnis
  • Politik
  • Advertorial
Home Nasional

Kemenkes Soroti 38 Persen Puskesmas Masih Kekurangan Nakes, Wamenkes Tekankan Pemerataan Mutu Layanan

Editor by Editor
November 1, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Kemenkes Soroti 38 Persen Puskesmas Masih Kekurangan Nakes, Wamenkes Tekankan Pemerataan Mutu Layanan

Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus dalam The 2nd National Forum of the Indonesian Health Council 2026 sekaligus peringatan dua tahun Konsil Kesehatan Indonesia (KKI)

JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia kembali menegaskan pentingnya perombakan tata kelola serta peningkatan kompetensi bagi jajaran tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes).

Penekanan strategis ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, dalam forum nasional bertajuk The 2nd National Forum of the Indonesian Health Council 2026 yang dirangkai dengan peringatan dua tahun berdirinya Konsil Kesehatan Indonesia (KKI), Jumat (30/10/2026).

Di hadapan para pemangku kepentingan kesehatan, Wamenkes Benjamin memaparkan bahwa agenda pembangunan sektor kesehatan nasional saat ini dihadapkan pada pekerjaan rumah yang kompleks.

Tantangan tersebut tidak sekadar berpusat pada ketersediaan sarana fisik dan adopsi teknologi medis mutakhir, melainkan persoalan krusial mengenai distribusi dan pemerataan nakes yang memiliki kualifikasi mumpuni sesuai realitas kebutuhan di tengah masyarakat.

Berdasarkan basis data mutakhir Kemenkes per Agustus 2026, tercatat sebanyak 38 persen Puskesmas di berbagai penjuru tanah air masih mengalami kekosongan formasi dari sembilan jenis tenaga kesehatan esensial.

Secara akumulatif, kebutuhan riil untuk mengisi kekosongan tersebut mencapai 6.927 formasi nakes. Menyikapi ketimpangan ini, pemerintah menilai bahwa perumusan perencanaan sumber daya manusia (SDM) kesehatan wajib bertumpu pada analisis data yang akurat serta disesuaikan dengan karakteristik geografis masing-masing wilayah.

“Pemerintah tidak ingin orientasi pemenuhan nakes terjebak pada pencapaian kuantitas semata tanpa mengindahkan aspek kualitatif pelayanan di fasilitas kesehatan dasar,” kata Benjamin.

Ia menambahkan bahwa penjaminan mutu tidak akan tercapai jika standar keahlian dan sebaran personel masih timpang antardaerah.

BACA JUGA

Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun, Kemenkeu Fokus Pertajam Efektivitas JKN

Evaluasi Lahan Gambut Mangkrak, Gubernur Kalteng Ancam Sanksi Tegas Pelanggar Karhutla

Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Kemenhub Perluas Zona Selamat Sekolah di 403 Lokasi

“Pemenuhan tenaga kesehatan tidak cukup hanya berorientasi pada jumlah. Kita harus memastikan jenis dan kompetensinya sesuai dengan kebutuhan pelayanan, serta distribusinya merata agar seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan yang berkualitas,” sambungnya.

Selain isu distribusi, perkembangan dunia kedokteran yang bergerak cepat menuntut adanya adaptasi profesional yang masif. Transformasi digital seperti pemanfaatan kecerdasan artifisial (artificial intelligence), penerapan layanan telemedisin, hingga operasional rekam medis elektronik menjadi lanskap baru yang harus dikuasai oleh tenaga medis.

Oleh sebab itu, program pengembangan profesi berkelanjutan diarahkan untuk benar-benar mengasah kemampuan teknis di lapangan, bukan sekadar menggugurkan kewajiban pengumpulan angka kredit administratif.

Wamenkes juga memberikan perhatian khusus bagi garda terdepan di wilayah-wilayah yang menghadapi tantangan geografis berat, yakni daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) serta daerah bermasalah kesehatan (DBK).

Akses peningkatan kompetensi bagi nakes di zona tersebut harus dijamin lewat skema inovatif seperti modul pelatihan berbasis daring, metode pembelajaran campuran (blended learning), serta program pendampingan intensif dari rumah sakit rujukan regional.

Guna mengawal transformasi ini, Wamenkes Benjamin menitipkan enam rumusan arahan penting. Poin-poin strategis tersebut mencakup penguatan independensi serta profesionalisme Konsil, Kolegium, dan Majelis Disiplin Profesi.

Selain itu, penyusunan perencanaan kebutuhan nakes juga harus berbasis bukti data, disertai pembentukan budaya peningkatan kompetensi yang berkesinambungan serta akselerasi literasi digital di kalangan tenaga medis. Arahan tersebut ditutup dengan jaminan pemerataan keahlian beserta penegakan disiplin yang adil, serta intensifikasi kolaborasi lintas sektor yang kokoh.

Menutup arahannya, ia mengingatkan bahwa esensi utama dari seluruh kebijakan transformasi tenaga kesehatan bermuara pada perlindungan hak dasar masyarakat atas layanan yang aman.

“Keselamatan pasien adalah hak setiap warga negara, di mana pun mereka tinggal. Karena itu, setiap kebijakan dan pelaksanaan profesi harus mengutamakan kompetensi, profesionalisme, serta kepentingan masyarakat,” tukas Benjamin.

Pihak Kemenkes berharap rangkaian forum nasional ini mampu memantik rekomendasi-rekomendasi taktis yang aplikatif. Rumusan tersebut nantinya akan langsung diintegrasikan sebagai langkah akselerasi perbaikan tata kelola sistem kesehatan nasional secara menyeluruh.

Tags: Kekosongan NakesKemenkes RIKKIKonsil Kesehatan IndonesiaPemerataan Tenaga KesehatanPuskesmasWamenkes Benjamin
ShareTweetSend
Editor

Editor

BACA JUGA

Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun, Kemenkeu Fokus Pertajam Efektivitas JKN
Nasional

Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun, Kemenkeu Fokus Pertajam Efektivitas JKN

November 1, 2026
Evaluasi Lahan Gambut Mangkrak, Gubernur Kalteng Ancam Sanksi Tegas Pelanggar Karhutla
Nasional

Evaluasi Lahan Gambut Mangkrak, Gubernur Kalteng Ancam Sanksi Tegas Pelanggar Karhutla

Oktober 29, 2026
Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Kemenhub Perluas Zona Selamat Sekolah di 403 Lokasi
Nasional

Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Kemenhub Perluas Zona Selamat Sekolah di 403 Lokasi

Oktober 29, 2026
Mendagri Sebut Cabai dan Beras Naik, Menko Pangan Perketat Distribusi Jelang Nataru
Nasional

Mendagri Sebut Cabai dan Beras Naik, Menko Pangan Perketat Distribusi Jelang Nataru

Oktober 29, 2026
Polri Gratiskan Perawatan Medis Pengemudi Ojol Korban Kecelakaan Blok M
Nasional

Polri Gratiskan Perawatan Medis Pengemudi Ojol Korban Kecelakaan Blok M

Oktober 28, 2026
AI Masuk Sektor Fiskal, Wamenkeu Dorong Efisiensi Anggaran Tanpa Hilangkan Nalar Kritis
Nasional

AI Masuk Sektor Fiskal, Wamenkeu Dorong Efisiensi Anggaran Tanpa Hilangkan Nalar Kritis

Oktober 26, 2026
Next Post
Dewan Pengawas PK-BLU ULM Gelar FGD Evaluasi Kinerja Keuangan di Banjarbaru

Dewan Pengawas PK-BLU ULM Gelar FGD Evaluasi Kinerja Keuangan di Banjarbaru

Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun, Kemenkeu Fokus Pertajam Efektivitas JKN

Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun, Kemenkeu Fokus Pertajam Efektivitas JKN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan Untuk Anda

KUHP-KUHAP Baru Diklaim Perkuat Ruang Demokrasi, DPR Siap Dampingi Buruh dan Pejuang Agraria

KUHP-KUHAP Baru Diklaim Perkuat Ruang Demokrasi, DPR Siap Dampingi Buruh dan Pejuang Agraria

Mei 2, 2026
Wali Kota Banjarmasin Lantik Hj. Neli Listriani sebagai Bunda PAUD 2025-2030

Wali Kota Banjarmasin Lantik Hj. Neli Listriani sebagai Bunda PAUD 2025-2030

Agustus 19, 2025
Festival Seni Pelajar Digelar, Pemko Banjarmasin Dukung Pengembangan Bakat Siswa

Festival Seni Pelajar Digelar, Pemko Banjarmasin Dukung Pengembangan Bakat Siswa

Mei 12, 2026

Berita Populer

  • Pantai Mattone, Kusan Hilir Jadi Primadona Baru Wisatawan Lokal

    Pantai Mattone, Kusan Hilir Jadi Primadona Baru Wisatawan Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Mangrove hingga Perubahan Iklim, Seminar Dendrophile SMA Insan Madani Gaungkan Aksi Nyata Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Pengabdian Masyarakat BIMA ULM Serahkan Mesin Pencacah Plastik ke Bank Sampah Baiman Cempaka Raya, Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Bernilai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Galing; Gulma di Pagar Rumah Anda yang Berharga dari Obat di Apotek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Lanjutan ULM, Warga Telaga Biru Kembali Dibekali Pengelolaan Sampah dan Ecobrick

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Informasibanjarmasin.com – Habar Banua Kalimantan

InformasiBanjarmasin.com adalah media online yang menyajikan berita dan informasi terkini, akurat, serta berimbang seputar Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan Indonesia secara umum.

  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap

© 2026 - Informasi Banjarmasin

No Result
View All Result
  • Home
  • Banjarmasin
  • DAERAH
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi Bisnis
  • Politik
  • Advertorial

© 2026 - Informasi Banjarmasin

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In