SLEMAN – Kinerja transformasi digital Pemerintah Kota Banjarmasin mendapat pengakuan melalui ajang Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) Award 2026. Kota Banjarmasin berhasil membawa pulang dua penghargaan, yakni sebagai pemerintah daerah terbaik se-Kalimantan Selatan dan peringkat ketujuh terbaik se-Indonesia.
Penghargaan tersebut diterima Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banjarmasin, Febpry Ghara Utam yang hadir mewakili Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria di Auditorium Sukadji Ranuwihardjo, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Seminar Nasional sekaligus peluncuran Dashboard GM-DTGI. Agenda tersebut diselenggarakan oleh Perencanaan Aset dan Sistem Informasi (PASI) Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM melalui kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital RI.
GM-DTGI Award menjadi ajang pemberian apresiasi bagi pemerintah daerah yang dinilai menunjukkan kinerja dalam pelaksanaan transformasi digital. Selain sebagai bentuk pengakuan, penghargaan ini juga diharapkan mendorong daerah untuk mempercepat digitalisasi dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kontribusi jajaran perangkat daerah dalam mendukung perubahan sistem pemerintahan menuju pemanfaatan teknologi digital.
Yamin berharap pencapaian itu tidak berhenti sebagai penghargaan semata. Menurutnya, penguatan digitalisasi harus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat, mulai dari kemudahan akses hingga proses pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan efektif.
Febpry Ghara Utama juga menyebut capaian tersebut sebagai kebanggaan bagi Kota Banjarmasin. Ia berharap hasil yang diperoleh dapat menjadi dorongan untuk semakin serius mengembangkan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi.
“Pada kesempatan siang hari ini, Kota Banjarmasin mendapatkan kategori kota terbaik ke-7 se-Indonesia dan terbaik se-Kalimantan Selatan dalam GM-DTGI Award Tahun 2026. Hal ini menjadi semangat bagi Kota Banjarmasin dalam melaksanakan pemerintahan digital yang tujuan utamanya adalah untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemanfaatan teknologi dalam pemerintahan perlu diarahkan pada peningkatan kualitas layanan, bukan sekadar mengikuti perkembangan digitalisasi. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan.
“Dengan adanya transformasi digital ini, kita berharap pelayanan di Kota Banjarmasin semakin baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan sesuai tujuan dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Melalui capaian tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin diharapkan semakin memperkuat pemanfaatan teknologi informasi dalam setiap aspek tata kelola pemerintahan, sekaligus mendorong pelayanan publik yang berkualitas, terbuka, dan tanggap terhadap kebutuhan warga.
















