BANJARMASIN – Semangat mempererat kerukunan turut mewarnai peringatan 500 tahun Kota Banjarmasin. Di tengah rangkaian Hari Jadi, kepedulian terhadap masyarakat diwujudkan melalui penyaluran bantuan sembako kepada sejumlah kelompok yang membutuhkan.
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Banjarmasin bersama UPZ Bank Kalsel membagikan 250 paket sembako gratis di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Senin (24/8/2026).
Kegiatan bertajuk “Bersama Berbagi, Bersama Peduli” tersebut tidak hanya menyasar masyarakat kurang mampu, tetapi juga melibatkan tokoh agama. Dari total bantuan, 200 paket berasal dari dana ZIS UPZ Bank Kalsel, sedangkan 50 paket lainnya bersumber dari dana CSR.
Paket bantuan dari dana ZIS diberikan kepada fakir miskin, anak yatim, lansia, penghuni panti jompo dan panti asuhan, siswa kurang mampu, penyandang disabilitas, tunanetra serta kaum dhuafa.
Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR mengatakan aksi sosial tersebut menjadi gambaran bahwa kemajuan kota perlu berjalan beriringan dengan kepedulian masyarakatnya.
Menurutnya, pembangunan tidak semata-mata berbicara mengenai infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana masyarakat memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
“Kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonominya, tetapi juga dari masyarakatnya yang memiliki kepedulian, mau saling membantu,” ujar Yamin.
Ia menilai keterlibatan FKUB dalam kegiatan sosial tersebut menunjukkan bahwa nilai kerukunan dapat diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung. Menurutnya, forum lintas agama dapat mengambil peran lebih luas dalam membangun solidaritas masyarakat.
“FKUB tidak hanya menjaga komunikasi dan kerukunan antarumat, tetapi juga bisa menjadi kekuatan sosial yang menghadirkan manfaat nyata,” katanya.
Yamin berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bahwa perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk saling membantu. Ia juga mendorong agar semangat berbagi terus dijaga dan dikembangkan dalam kehidupan masyarakat.
“Mari kita terus membangun budaya berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Kota Banjarmasin H. Maskur menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut terlaksana berkat dukungan Bank Kalsel melalui UPZ. Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan berbagai organisasi untuk menghimpun data calon penerima.
“Data penerima kami dapatkan dari masing-masing perwakilan ormas, sehingga bantuan bisa disalurkan kepada masyarakat yang memang berhak menerima,” jelasnya.
Penerima bantuan berasal dari berbagai latar belakang, termasuk organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, panti asuhan serta komunitas penyandang disabilitas. Pendataan melalui perwakilan organisasi dilakukan agar bantuan dapat menjangkau kelompok yang membutuhkan.
Maskur berharap kolaborasi sosial tersebut dapat berlanjut setelah rangkaian Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin selesai. Ia menilai keberlanjutan program akan membuat manfaat yang diberikan dapat dirasakan lebih luas.
“Harapan kami kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dan semakin banyak pihak yang ikut terlibat,” tuturnya.
Penyaluran sembako tersebut akhirnya menjadi bagian dari perayaan lima abad Banjarmasin yang tidak hanya menonjolkan kemeriahan, tetapi juga kepedulian. Kolaborasi antara pemerintah, FKUB, dunia usaha dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat solidaritas serta kerukunan antarumat beragama.
Momentum 500 tahun Banjarmasin pun diharapkan menjadi pengingat bahwa pembangunan kota membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Banjarmasin Maju Sejahtera.
















