BALANGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menyerahkan hibah sarana dan prasarana (sapras) kepada Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Balangan serta rumah dinas imigrasi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Penyerahan hibah tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Balangan, Jumat (11/9/26).
Sekretaris Daerah Balangan, Fakhriyanto mengatakan dukungan tersebut sejalan dengan visi daerah untuk menjadikan Kabupaten Balangan sebagai salah satu tujuan kunjungan masyarakat dari daerah sekitar.
Menurutnya, posisi Balangan yang berada di persimpangan tiga provinsi, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur, menjadi potensi yang dapat dikembangkan.
Dengan fasilitas keimigrasian yang memadai, masyarakat dari daerah sekitar seperti Hulu Sungai Tengah, Tabalong hingga Barito Utara diharapkan dapat memanfaatkan layanan keimigrasian di Balangan.
“Hibah sarana dan prasarana ini kami berikan dengan harapan pelayanan imigrasi di Balangan semakin baik dan mudah diakses. Kunjungan masyarakat dari luar daerah ini nantinya juga berdampak positif pada perputaran dan pertumbuhan ekonomi warga Balangan,” ujar Fakhriyanto.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Selatan, Yan Wely Wiguna mengapresiasi komitmen Pemkab Balangan dalam mendukung keberadaan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Balangan.
“Keberadaan Kantor Imigrasi Balangan memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan sekaligus fungsi penegakan hukum keimigrasian. Dukungan sarana prasarana yang memadai dari Pemkab Balangan akan kami kelola secara profesional demi memberikan pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan masyarakat,” imbuhnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Balangan, Muhammad Hariyadi turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Balangan.
“Dukungan sarana dan prasarana dari Pemkab Balangan memiliki arti yang sangat penting, tidak hanya dalam aspek pembangunan fisik, tetapi juga dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik kepada masyarakat,” tambahnya.
Editor: Nanang
















