BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menilai kemampuan literasi menjadi hal penting yang harus diperkuat di kalangan generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital saat ini.
Karena itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Banjarmasin menggelar Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi bagi pelajar SMP se-Kota Banjarmasin di Ballroom Hotel Fugo, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, dan dihadiri Kepala Dispersip Kota Banjarmasin Windiasti Kartika, Asisten III Setdako Banjarmasin M. Ikhsan Alhak, serta para pelajar dari berbagai SMP di Kota Banjarmasin.
Dalam kegiatan itu, Ananda menyoroti perubahan kebiasaan generasi muda dalam mengakses informasi yang kini lebih banyak dipengaruhi media digital dan hiburan instan dibandingkan budaya membaca.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena dapat memengaruhi kemampuan berpikir kritis dan daya analisis pelajar apabila tidak diimbangi dengan kemampuan literasi yang baik.
“Generasi muda harus mampu memilah informasi dan memahami penggunaan teknologi secara bijak,” ujarnya.
Ia menjelaskan literasi saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, menyaring fakta, dan berpikir kritis di tengah maraknya informasi digital.
“Budaya baca perlu dibentuk sejak dini melalui dukungan lingkungan keluarga, sekolah, komunitas, dan pemerintah agar menjadi kebiasaan positif yang terus berkembang,” jelasnya.
Selain itu, Pemko Banjarmasin disebut terus mendorong pengembangan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat sekaligus memperluas akses literasi bagi pelajar dan masyarakat umum.
Sementara itu, Kepala Dispersip Kota Banjarmasi, Windiasti Kartika mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah pola masyarakat dalam memperoleh pengetahuan dan informasi.
Karena itu, menurutnya, penguatan budaya literasi menjadi langkah penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di era modern.
“Kami berharap para pelajar semakin terbiasa membaca, mampu memahami informasi secara kritis, dan menggunakan media digital dengan bertanggung jawab,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemko Banjarmasin berharap budaya literasi di kalangan pelajar terus meningkat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang cerdas dan berkualitas.
















