BANJARMASIN – Dampak musim kemarau mulai dirasakan pada pelayanan air bersih di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin. Menyikapi kondisi tersebut, PT Air Minum Bandarmasih bergerak aktif melakukan pelayanan langsung kepada pelanggan.
Direktur Operasional PT Air Minum Bandarmasih, Irwan Firwana mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat di tengah kondisi kemarau.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni pendistribusian air menggunakan mobil tangki ke sejumlah kawasan yang membutuhkan. Distribusi tersebut telah dilakukan kepada warga di Blok Akasia 4 dan kawasan Akasia, Sungai Andai Banjarmasin.
Pengerahan mobil tangki menjadi bentuk respons PAM Bandarmasih terhadap kebutuhan air masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak kondisi kemarau.
Selain pendistribusian air, PAM Bandarmasih juga melakukan pengecekan tekanan air di sejumlah wilayah yang dinilai kritis. Pengecekan terutama menyasar kawasan yang berada di bagian ujung jaringan dan berpotensi mengalami penurunan tekanan air.
Petugas turun langsung ke wilayah pelanggan yang berada jauh atau di ujung jaringan untuk mengetahui kondisi tekanan air yang diterima masyarakat. Hasil pengecekan tersebut kemudian menjadi bahan untuk menentukan penanganan yang diperlukan di lapangan.
Irwan menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen PAM Bandarmasih untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi musim kemarau.
“Dua langkah tersebut merupakan bentuk komitmen PAM Bandarmasih untuk tetap hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah kondisi musim kemarau,” ujarnya, Selasa (18/8/26).
Menurutnya, distribusi air menggunakan mobil tangki dan pengecekan tekanan air menunjukkan PAM Bandarmasih tidak hanya menunggu keluhan pelanggan, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk mencari solusi terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat.
PAM Bandarmasih juga terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang terdampak, terutama kawasan ujung jaringan yang rawan mengalami penurunan tekanan air selama musim kemarau.
Upaya tersebut dilakukan agar kebutuhan air masyarakat tetap dapat terpenuhi sekaligus memastikan pelayanan air bersih kepada pelanggan tetap berjalan secara optimal.
















