BALANGAN – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Balangan mengevaluasi program kerja sekaligus menyusun strategi penguatan pembinaan Al-Qur’an agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Pembahasan tersebut dilakukan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) LPTQ Kabupaten Balangan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Juai, Senin (28/9/26).
Dalam Rakerda, LPTQ mengevaluasi berbagai program yang telah berjalan sekaligus membahas kebutuhan pembinaan ke depan. Penguatan kualitas sumber daya manusia di bidang Al-Qur’an menjadi salah satu fokus utama pembahasan.
Wakil Bupati Balangan sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Balangan, Akhmad Fauzi mengatakan Rakerda menjadi momentum untuk memperkuat kelembagaan sekaligus menyusun program kerja yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Menurutnya, peningkatan kemampuan qari dan qariah, hafiz dan hafizah serta para duta Al-Qur’an perlu terus dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ), baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun jenjang yang lebih tinggi.
Namun, Akhmad menegaskan pembinaan Al-Qur’an tidak seharusnya hanya diarahkan untuk kebutuhan perlombaan. Program LPTQ juga perlu menyentuh kehidupan masyarakat dan menghadirkan manfaat secara langsung.
“Hal yang tidak kalah penting adalah membuat program kerja yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan memberi manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Selain mengevaluasi program pembinaan, Rakerda juga membahas persiapan pelaksanaan MTQ XIX Kabupaten Balangan.
Ketua Panitia Pelaksana MTQ XIX Kabupaten Balangan yang juga Camat Juai, Nanang Edward mengatakan, persiapan kegiatan sejauh ini berjalan sesuai rencana, baik dari sisi teknis maupun administratif.
“Untuk persiapan sampai saat ini, baik teknis, administratif, dasar hukum maupun keuangan berjalan lancar. Tinggal penyesuaian di lapangan nanti,” ujar Nanang.
Ia menambahkan, berbagai perlengkapan dan kebutuhan pendukung MTQ terus dimatangkan menjelang pelaksanaan. Penyesuaian di lapangan juga akan dilakukan sesuai kondisi untuk memastikan seluruh kebutuhan kegiatan dapat terpenuhi.
Melalui Rakerda tersebut, LPTQ Balangan tidak hanya mematangkan pembinaan untuk menghadapi ajang MTQ dan STQ, tetapi juga mendorong program Al-Qur’an yang lebih dekat dengan masyarakat dan berkelanjutan.
Editor: Nanang
















