BANJARMASIN – Kolaborasi antara Pengurus Wilayah Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kalimantan Selatan, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman, serta Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat (FKG ULM) diwujudkan melalui bakti sosial dan fun walk bertajuk “Satu Langkah untuk Sehat, Satu Senyum untuk Banua” di kawasan Siring Menara Pandang, Banjarmasin, Minggu (12/7/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kebersamaan profesi dokter gigi, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, seperti pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, aplikasi fluoride, pemeriksaan kesehatan umum, hingga donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Banjarmasin.
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar PDGI, drg. Gagah Daru Setiawan, mengatakan bakti sosial merupakan wujud nyata kepedulian profesi dokter gigi dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini.
“Kami dari PB PDGI menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan PDGI Pengurus Wilayah Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan seperti ini, dokter gigi dapat semakin dekat dengan masyarakat serta memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan gigi secara langsung,” ujarnya.
Ia menilai upaya promotif dan preventif perlu terus diperkuat mengingat angka kasus karies di Indonesia masih tergolong tinggi.
Sementara itu, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda, menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan gigi sekaligus memperkenalkan RSGM sebagai rumah sakit rujukan dan rumah sakit pendidikan di Kalimantan Selatan.
“Kami ingin masyarakat memperoleh pelayanan gigi yang lebih dekat, mudah diakses, dan tanpa biaya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan RSGM Gusti Hasan Aman sebagai rumah sakit rujukan kesehatan gigi di Kalimantan Selatan,” katanya.
Dekan FKG ULM, drg. Maharani Laillyza Apriasari, menambahkan keterlibatan mahasiswa profesi dokter gigi dalam kegiatan pengabdian masyarakat menjadi bagian penting dari proses pembelajaran.
“Sinergi antara perguruan tinggi, rumah sakit, dan organisasi profesi akan memperkuat kualitas pelayanan kesehatan gigi sekaligus mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan siap mengabdi kepada masyarakat,” tukasnya.














