BANJARMASIN – Setelah berhasil dikeluarkan dari dalam bangkai KM Virgo Transport 8, sembilan korban langsung dievakuasi menuju Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Evakuasi dilakukan Tim Penyelam Basarnas Special Group (BSG) bersama TNI AL pada Rabu (23/9/2026) dari kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan.
Usai diangkat dari dalam bangkai kapal, para korban dibawa ke KN SAR Pacitan. Selanjutnya, proses evakuasi dilanjutkan melalui jalur udara menggunakan Helikopter Basarnas HR 3601 menuju Banjarmasin.
Setibanya di Banjarmasin, korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi oleh tim terkait serta penanganan lebih lanjut.
Proses pencarian berlangsung dalam kondisi bawah laut yang cukup menantang. Arus bawah laut dan jarak pandang yang terbatas tidak menyurutkan upaya para penyelam untuk menyisir bagian dalam kapal.
Kepala Basarnas M. Syafii mengatakan, ditemukannya sembilan korban tidak lepas dari kerja keras dan keberanian seluruh personel yang terlibat dalam operasi SAR.
“Hari ini kembali membuktikan bahwa perjuangan Tim SAR Gabungan tidak berhenti. Sembilan korban berhasil ditemukan berkat keberanian para penyelam BSG dan TNI AL yang terus menyisir bagian dalam kapal,” tegas M. Syafii.
Ia menambahkan, tim SAR gabungan akan terus melakukan upaya pencarian untuk memberikan kepastian bagi keluarga korban yang masih menunggu.
“Kami akan terus berupaya memberikan kepastian kepada keluarga yang masih menunggu,” lanjutnya.















