BANJAR – Masyarakat di wilayah hukum Polsek Simpang Empat diajak tidak hanya menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga ikut mengambil peran dalam memperkuat ketahanan pangan.
Ajakan tersebut disampaikan Polsek Simpang Empat Polres Banjar Polda Kalsel sebagai bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Plt. Kapolsek Simpang Empat, Iptu Endar Susilo, S.H., mengatakan ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan masyarakat dengan memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan produktif.
Menurutnya, lahan yang selama ini belum dimanfaatkan dapat digunakan untuk bercocok tanam sehingga memberikan manfaat bagi kebutuhan pangan keluarga maupun lingkungan sekitar.
Masyarakat juga didorong untuk kembali memperkuat semangat gotong royong. Langkah tersebut dinilai penting agar upaya mewujudkan swasembada pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Di tengah upaya tersebut, aspek keamanan dan kelestarian lingkungan juga menjadi perhatian. Polsek Simpang Empat mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Iptu Endar Susilo menegaskan bahwa pembakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan dampak luas, mulai dari pencemaran udara hingga gangguan terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan dan menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya.
Ia meminta masyarakat tidak hanya menghindari pembakaran, tetapi juga tidak membiarkan apabila menemukan adanya aktivitas pembakaran hutan dan lahan di sekitar lingkungan mereka.
“Apabila mengetahui adanya pembakaran hutan dan lahan maupun gangguan keamanan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” imbau Iptu Endar.
Selain persoalan karhutla, masyarakat juga diminta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi keamanan di lingkungan masing-masing. Warga diharapkan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan Kamtibmas.
Polsek Simpang Empat menilai kewaspadaan bersama menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman. Karena itu, masyarakat juga diajak menjaga kerukunan dan menghindari berbagai tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan.
Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan penguatan ketahanan pangan. Masyarakat yang aktif memanfaatkan lahan secara produktif sekaligus menjaga lingkungan dinilai turut membantu pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan.
Menurut Iptu Endar, sinergi antara kepolisian dan masyarakat perlu terus dibangun agar berbagai program pemerintah dapat berjalan secara optimal. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendorong masyarakat berpartisipasi dalam program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan.
Melalui kegiatan sosialisasi dan imbauan tersebut, Polsek Simpang Empat berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, baik dalam mengelola potensi pangan maupun menjaga lingkungan dan keamanan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan sekaligus menciptakan situasi wilayah hukum Polsek Simpang Empat yang aman, tertib, nyaman dan kondusif.
















