BANJARMASIN – Semangat membangun generasi muda yang mandiri dan berdaya saing terus didorong melalui penguatan ekosistem kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Hal tersebut terlihat dalam pelaksanaan Rocket Entrepreneur’s Day Rocket YABN 2026 yang digelar di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Kamis (13/8/2026).
Mengusung semangat pengembangan bisnis anak muda, kegiatan yang berlangsung di Lecture Theater General Building ULM tersebut menjadi puncak dari rangkaian Program Rocket Incubation by YABN 2026.
Sebanyak 24 brand bisnis yang dikembangkan mahasiswa aktif maupun alumni dari ULM dan sejumlah perguruan tinggi di Kalimantan Selatan turut ambil bagian.
Tidak sekadar menjadi ajang kelulusan peserta, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi para pelaku usaha muda untuk memperkenalkan produk, menguji kemampuan bisnis, sekaligus membangun jejaring.
Sejumlah agenda seperti product showcase, business pitching, sharing session, hingga pemberian penghargaan turut mewarnai kegiatan.
Direktur Eksekutif Yayasan Indonesia Setara, Erna Usman, menyampaikan apresiasi atas dukungan ULM dalam pelaksanaan program tersebut.
“Kita membuktikan kolaborasi kita memberikan dampak nyata. Kita sudah melihat showcase adik-adik di luar,” ujarnya.
Kehadiran para peserta dengan beragam produk usaha juga menjadi gambaran bahwa potensi kewirausahaan mahasiswa di Kalimantan Selatan cukup besar untuk terus dikembangkan.
Melalui program inkubasi, peserta tidak hanya diarahkan untuk memiliki ide bisnis, tetapi juga dibekali pengalaman dalam mengembangkan dan mempresentasikan usaha mereka.
Momen tersebut semakin istimewa dengan kehadiran Sandiaga Uno, Founder Yayasan Indonesia Setara dan Sandination Academy. Sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kewirausahaan, Sandiaga turut memberikan motivasi dan berbagi pengalaman bisnis kepada mahasiswa.
Bersama Rektor ULM, Prof. Ahmad, S.E., M.Si., Sandiaga juga berkesempatan meninjau langsung showcase produk dari 24 brand peserta. Ia melihat berbagai produk yang dikembangkan para mahasiswa dan alumni sekaligus memberikan masukan dalam pengembangan usaha.
Sesi business sharing yang diberikan Sandiaga menjadi kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan wawasan langsung mengenai dunia kewirausahaan.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk menghadapi tantangan dalam membangun bisnis secara berkelanjutan.
Pelaksanaan Rocket Entrepreneur’s Day Rocket YABN 2026 pun tidak hanya menjadi penanda berakhirnya program inkubasi, tetapi juga menjadi awal bagi peserta untuk membawa usaha mereka ke tahap berikutnya.
Kolaborasi antara ULM, Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), Yayasan Indonesia Setara (YIS), dan Sandination Academy diharapkan mampu terus memperluas ruang bagi mahasiswa dan alumni untuk berinovasi, membangun bisnis, serta menciptakan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
















