BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah berhasil meraih penghargaan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Capaian ini menjadi salah satu indikator meningkatnya kualitas pembangunan dan daya saing Kota Banjarmasin di berbagai sektor.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pemerintah daerah yang dinilai mampu menunjukkan perkembangan positif secara berkelanjutan dalam meningkatkan daya saing wilayah.
Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, menerima langsung penghargaan tersebut di ruang kerjanya pada Selasa (9/6), sebagai representasi atas hasil kerja seluruh jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin dalam mendorong pembangunan daerah.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat. Ia menilai capaian tersebut menjadi dorongan untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian IDSD ini akan menjadi acuan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan berbasis data serta upaya meningkatkan daya tarik investasi di Kota Banjarmasin.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Pemkot Banjarmasin diharapkan dapat terus menjaga konsistensi dalam meningkatkan daya saing daerah secara berkelanjutan.
Adapun BRIN sendiri menetapkan penilaian IDSD berdasarkan empat komponen utama, yakni lingkungan pendukung, sumber daya manusia, kondisi pasar, serta ekosistem inovasi yang kemudian dijabarkan dalam 12 pilar daya saing daerah.
Hasil penilaian tersebut menunjukkan bahwa berbagai kebijakan pembangunan yang dijalankan Pemkot Banjarmasin, mulai dari penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM, pengembangan ekonomi daerah, hingga penguatan inovasi, memberikan dampak nyata terhadap peningkatan daya saing kota.
















