BANJARMASIN – Membawa nama daerah sekaligus memperkenalkan karakter budaya Banjar menjadi bekal yang ditekankan kepada Kontingen Gerakan Pramuka Kota Banjarmasin sebelum mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) ke-12 di Cibubur, Jakarta Timur.
“Adik-adik yang berangkat harus bisa menjaga nama baik Kota Banjarmasin, tetap sportif, menjunjung kebersamaan, dan menjaga sopan santun,” ujar Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani, saat menjadi Pembina Upacara Pelepasan Calon Peserta Jamnas ke-12 di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (8/8/2026) petang.
Pesan tersebut disampaikan Neli agar para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan dengan semangat, tetapi juga mampu menjadi representasi Kota Banjarmasin selama berinteraksi dengan kontingen dari berbagai daerah.
“Jangan lupa membawa nilai-nilai adat Banjar selama berada di luar daerah. Tunjukkan sikap yang religius, ramah dan sopan,” lanjutnya.
Menurut Neli, karakter dan budaya daerah perlu tetap melekat pada peserta meskipun mereka berada jauh dari Banjarmasin. Sikap tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan nilai-nilai positif masyarakat Banjar di tingkat nasional.
“Junjung tinggi kebersamaan dan hormati semua peserta yang berasal dari daerah lain,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa Jamnas merupakan ruang bagi anggota Pramuka untuk membangun persaudaraan sekaligus mendapatkan pengalaman baru melalui berbagai kegiatan yang mempertemukan peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
“Kontingen Kota Banjarmasin berjumlah 40 orang, terdiri dari 35 peserta dan lima pendamping,” sebutnya.
Kontingen tersebut dijadwalkan berangkat menuju Cibubur pada 12 Agustus 2026 dan akan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jamnas hingga 22 Agustus 2026.
“Kami juga membawa peserta penyandang disabilitas dalam kontingen ini,” ungkapnya.
Keterlibatan peserta penyandang disabilitas menjadi bagian dari semangat kebersamaan yang ingin dibangun Kwarcab Banjarmasin. Kesempatan mengikuti kegiatan nasional tersebut diberikan secara inklusif agar seluruh anggota Pramuka dapat memperoleh pengalaman dan ruang untuk berkembang.
“Semoga seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan dengan baik dan pulang membawa pengalaman yang bermanfaat,” harap Neli.
Ia berharap para peserta mampu menjaga kekompakan selama berada di lokasi kegiatan serta menjadikan pengalaman di Jamnas sebagai bekal untuk mengembangkan diri dan kegiatan kepramukaan setelah kembali ke Banjarmasin.
“Jadilah Pramuka yang mampu membawa nama baik daerah dan menunjukkan karakter generasi muda Banua,” pungkasnya.
















