BALANGAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan menghadirkan program Bioskop Keliling Goes to Balangan sebagai upaya memperkenalkan film lokal yang mengangkat nilai budaya, edukasi, dan kearifan lokal kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada 21-22 Juli 2026 itu digelar di SMK PP Negeri Paringin, SMA Negeri 1 Paringin, SMA Negeri 2 Paringin, dan ditutup dengan pemutaran film terbuka di halaman Kantor Disdikbud Kabupaten Balangan, Rabu (22/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat disuguhi tiga film karya sineas Kalimantan Selatan, yakni Tampulu Masih Ada, Tarbang Papadah, dan Tanggui di Atas Sungai. Ketiga film mengangkat kisah kehidupan masyarakat Banua dengan menonjolkan nilai budaya, kehidupan sosial, serta kearifan lokal yang masih terjaga.
Staf Seksi Promosi dan Dokumentasi Disdikbud Provinsi Kalimantan Selatan, Mardeni mengatakan program Bioskop Keliling merupakan agenda rutin yang dilaksanakan di berbagai kabupaten dan kota sebagai sarana edukasi sekaligus memperluas apresiasi masyarakat terhadap film daerah.
“Di Kabupaten Balangan kami mengunjungi SMA Negeri 1 Paringin dan SMA Negeri 2 Paringin. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat mengenal dan mengapresiasi karya sineas daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Balangan, Rosma Hilda menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, Bioskop Keliling memberikan pengalaman baru bagi masyarakat sekaligus menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan budaya daerah melalui karya perfilman.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi pemicu lahirnya sineas-sineas muda di Kabupaten Balangan yang mampu menghasilkan film lokal maupun film dokumenter dengan mengangkat potensi budaya serta kehidupan masyarakat setempat.
Melalui program Bioskop Keliling, Disdikbud Provinsi Kalimantan Selatan dan Disdikbud Kabupaten Balangan berharap minat masyarakat terhadap film lokal terus meningkat, sekaligus mendorong generasi muda untuk berkarya dan melestarikan budaya daerah melalui dunia perfilman.
Editor: Ande
















