BALANGAN – Sebanyak 171 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai resmi memulai pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, Rabu (5/8/2026).
Selama 45 hari ke depan, para mahasiswa akan melaksanakan berbagai program pengabdian yang berfokus pada penguatan pendidikan dan pengembangan ilmu Al-Qur’an di 23 desa yang berada di Kecamatan Awayan.
Ketua Koordinator KKN Kecamatan Awayan, Muhammad Rijali mengatakan fokus kegiatan disesuaikan dengan latar belakang keilmuan mahasiswa STIQ Rakha Amuntai, khususnya dari dua jurusan, yakni Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Bahasa Arab.
“Untuk program kegiatan harian, mahasiswa akan lebih berfokus pada bidang pendidikan dan pengembangan ilmu Al-Qur’an. Program tersebut disesuaikan dengan dua jurusan yang ada di STIQ Rakha Amuntai, yakni Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Bahasa Arab,” ujarnya.
Selain program harian, mahasiswa juga akan melaksanakan Festival Anak Saleh STIQ Rakha Amuntai (FASTIQ) yang direncanakan menjadi salah satu program bersama sekaligus kegiatan penutup rangkaian KKN.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Abiji menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Karena mahasiswa berasal dari STIQ, kami berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari bersama masyarakat dengan pendekatan yang sederhana, namun memberi manfaat nyata,” katanya.
Abiji juga menekankan pentingnya proses timbal balik selama pelaksanaan KKN. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya membawa ilmu dan pengetahuan keagamaan kepada masyarakat, tetapi juga dapat belajar dari kearifan lokal serta pengalaman masyarakat di Kecamatan Awayan.
Melalui pelaksanaan KKN tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Editor: Ande
















