BALANGAN – UPT Puskesmas Pirsus Kabupaten Balangan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sebagai bentuk komitmen tersebut, Puskesmas Pirsus menghadirkan enam inovasi unggulan yang mencakup pelayanan medis, promosi kesehatan, keselamatan pasien, administrasi, hingga penguatan layanan Posyandu.
Enam inovasi tersebut meliputi Asal Bisa (Optimalisasi Pengelolaan Limbah Medis Padat Khusus), Optimis Melea (Optimalisasi Penyuluhan Kesehatan Diabetes Melitus Menggunakan Media Leaflet), Penyunat (Penyusunan Obat High Alert), Periang (Perawatan Gigi Tiruan pada Geriatri), Simantau (Sistem Manajemen Tata Usaha), dan Siteman Avis (Sistem Lima Meja Posyandu Melalui Audio Visual).
Kepala UPT Puskesmas Pirsus, Elisabet Ery Novianti, mengatakan setiap inovasi dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
Menurutnya, inovasi Asal Bisa dikembangkan untuk menciptakan sistem pengelolaan limbah medis padat yang lebih tertib, aman, dan sesuai standar sehingga mampu mencegah penumpukan limbah medis di lingkungan puskesmas.
Sementara itu, Optimis Melea menjadi media edukasi bagi penyandang Diabetes Melitus melalui leaflet yang berisi informasi mengenai pola hidup sehat, pencegahan komplikasi, serta pentingnya kepatuhan dalam menjalani pengobatan.
Pada aspek keselamatan pasien, Puskesmas Pirsus menghadirkan Penyunat, yaitu sistem penataan obat kategori high alert secara sistematis untuk meminimalkan risiko kesalahan pemberian obat dan meningkatkan keamanan pelayanan kefarmasian.
Di bidang kesehatan gigi, inovasi Periang difokuskan pada pelayanan perawatan gigi tiruan bagi kelompok lanjut usia guna membantu menjaga fungsi pengunyahan, meningkatkan kenyamanan, serta mendukung kualitas hidup lansia.
Sedangkan Simantau dikembangkan sebagai sistem manajemen tata usaha yang mendukung pengelolaan administrasi menjadi lebih efektif, tertib, dan terdokumentasi dengan baik sehingga mampu meningkatkan efisiensi pelayanan internal.
Adapun Siteman Avis merupakan inovasi pelayanan Posyandu melalui pemanfaatan media audio visual pada Sistem Lima Meja Posyandu. Inovasi ini bertujuan memberikan informasi yang lebih menarik, mudah dipahami, dan seragam kepada kader maupun masyarakat sehingga pelayanan Posyandu menjadi lebih efektif dan edukatif.
“Kami menyadari tantangan pelayanan kesehatan terus berkembang. Karena itu, setiap inovasi yang kami hadirkan dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan mutu pelayanan di Puskesmas Pirsus. Seluruh inovasi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Elisabet, Senin (27/7/2026).
Ia berharap seluruh inovasi tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi budaya kerja yang terus berkembang di lingkungan Puskesmas Pirsus.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan agar setiap inovasi memberikan dampak yang lebih luas. Keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari banyaknya layanan yang diberikan, tetapi juga dari kualitas pelayanan, keselamatan pasien, dan kepuasan masyarakat,” tambahnya.
Melalui enam inovasi tersebut, UPT Puskesmas Pirsus menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menghadirkan pelayanan kesehatan yang inovatif, responsif, dan berkualitas sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Balangan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Editor: Ande
















