BANJARMASIN – Tiga sekolah tingkat SLTP akhirnya berhadapan di babak final Lomba Cerdas Cermat yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Selasa (15/9/2026).
Ketiga sekolah tersebut yakni SMPN 12 Banjarmasin, SMPN 16 Banjarmasin dan SMPN IT Nurul Fikri Banjarmasin. Mereka menjadi peserta terakhir setelah melewati rangkaian penyisihan yang diikuti puluhan sekolah di Kota Banjarmasin.
Babak final berlangsung di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin dan Hari Perhubungan Nasional ke-55 Tahun 2026.
Lomba mengusung tema “Generasi Muda Cerdas, Pelopor Keselamatan dan Ketertiban Berlalu Lintas”. Kegiatan dibuka Wali Kota Banjarmasin yang diwakili Asisten III Administrasi Umum Setdako Banjarmasin, M Ikhsan Alhak.
Ikhsan mengatakan, kompetisi tersebut sekaligus menjadi ruang edukasi bagi pelajar untuk mengenal lebih jauh pentingnya keselamatan di jalan.
Menurutnya, pengetahuan mengenai aturan lalu lintas perlu dibarengi dengan sikap disiplin agar pelajar dapat menerapkannya saat beraktivitas di jalan raya.
“Saya berharap, dari kegiatan ini tumbuh generasi muda Kota Banjarmasin yang cerdas, disiplin, dan tertib berlalu lintas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Ia juga menilai pelajar merupakan bagian penting dalam upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di Kota Banjarmasin. Karena itu, pesan keselamatan diharapkan dapat diteruskan peserta kepada teman, keluarga maupun lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kepala Dishub Kota Banjarmasin H Slamet Begjo mengungkapkan, perjalanan menuju babak final cukup panjang. Sebanyak 52 sekolah sebelumnya mengikuti babak penyisihan yang berlangsung pada 2–3 September 2026.
Dari puluhan peserta tersebut, 13 sekolah kemudian melaju ke semifinal pada 9 September 2026. Setelah melalui tahapan tersebut, hanya tiga sekolah yang berhak tampil di babak final.
“Pada hari ini memasuki babak final, terdapat tiga sekolah yang berhasil lolos, yaitu SMPN 12 Banjarmasin, SMPN 16 Banjarmasin dan SMPN IT Nurul Fikri Banjarmasin,” jelas Slamet.
Ia menyebut lomba tersebut tidak hanya diarahkan untuk mencari peserta terbaik, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan pengetahuan pelajar tentang keselamatan berlalu lintas.
Selain itu, kegiatan menjadi wadah mempertemukan pelajar dari berbagai sekolah sekaligus mempererat silaturahmi dan membangun semangat kompetisi secara sehat.
Slamet berharap edukasi yang diberikan melalui kegiatan tersebut dapat membentuk kebiasaan tertib berlalu lintas sejak bangku sekolah.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dalam menumbuhkan kesadaran keselamatan berlalu lintas dan membentuk generasi muda yang cerdas, disiplin, serta peduli terhadap lingkungan transportasi yang aman dan tertib,” pungkasnya.
















