HIMA Psikologi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sukses melaksanakan publikasi poster Program Pojok Literasi Ayah yang telah dirancang oleh tim Program Penguatan Kapasitas Ormawa (PPK Ormawa) Cempaka Cerdas. Publikasi ini berfungsi sebagai dokumentasi kegiatan sekaligus sarana informasi resmi bagi publik.
Secara garis besar, publikasi ini bertujuan mengedukasi masyarakat luas, khususnya para ayah, mengenai pentingnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengasuhan anak, komunikasi keluarga, kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan stunting. Di samping itu, rilis poster ini turut memperluas jangkauan informasi program dan mempromosikan kontribusi aktif mahasiswa ULM dalam bidang pemberdayaan masyarakat.
Berlangsung selama 4 bulan pada Juli 2026, program ini mencakup 3 sesi kelas dengan total akumulasi kehadiran mencapai 97 peserta. Rincian keikutsertaan per sesi tercatat sebanyak 38 peserta pada Sesi 1, 35 peserta pada Sesi 2, dan 24 peserta pada Sesi 3.
Pelaksanaan program ini turut didukung oleh kehadiran empat narasumber ahli dari latar belakang bidang psikologi dan kepemudaan. Para pemateri profesional tersebut bergantian membimbing jalannya kegiatan di setiap sesi kelas, yaitu Rika Zwagery, S.Psi., M.Psi., Psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Kal-Sel, Wanda Masayu dari Forum Genre Indonesia (FGI) Kota Banjarbaru, Ainun Alkaff, M.Psi., Psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Kal-Sel, serta Iga Serpianing Aroma, M.Psi., Psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Kal-Sel. Kehadiran para narasumber ini memastikan setiap materi yang disampaikan dapat diserap dengan baik oleh para peserta sepanjang rangkaian sesi berlangsung.
Materi disampaikan secara aplikatif melalui metode pembelajaran 5 tahapan, mulai dari pre-test untuk mengukur pemahaman awal, pemaparan materi, sesi diskusi interaktif, latihan penerapan, hingga evaluasi post-test. Topik pembelajarannya meliputi peran ayah dalam pengasuhan anak, komunikasi keluarga, dan konsep co-parenting; Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) serta keterlibatan ayah dalam keluarga; hingga peran ayah dalam kesehatan ibu dan anak, pencegahan stunting, pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta pengambilan keputusan kesehatan keluarga secara bersama.
Program ini juga menghasilkan luaran berupa akses materi digital via website kelurahancerdas.com serta terbangunnya kesadaran para ayah untuk berpartisipasi aktif menciptakan lingkungan keluarga yang suportif. Melalui tahapan finalisasi desain hingga distribusi digital, publikasi poster ini diharapkan mampu menjaga transparansi serta akuntabilitas pengabdian mahasiswa kepada masyarakat
















