BALANGAN – Kecamatan Paringin Selatan berhasil meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIX Tingkat Kabupaten Balangan dengan perolehan nilai 445. Hasil tersebut diumumkan dalam penutupan MTQ XIX yang berlangsung di Lapangan Pahlawan Aseri, Desa Mungkur Uyam, Kecamatan Juai, Minggu (4/10/2026).
Posisi kedua ditempati Kecamatan Lampihong dengan nilai 430, disusul Kecamatan Juai di peringkat ketiga dengan nilai 380. Selanjutnya, Kecamatan Batumandi berada di posisi keempat dengan nilai 370, Kecamatan Paringin di peringkat kelima dengan nilai 250, Kecamatan Halong di posisi keenam dengan nilai 160, Kecamatan Awayan di peringkat ketujuh dengan nilai 145, serta Kecamatan Tebing Tinggi di posisi kedelapan dengan nilai 90.
Bupati Balangan, Abdul Hadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh qari dan qariah, panitia pelaksana, dewan hakim, serta masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan MTQ tidak terlepas dari dukungan dan keterlibatan berbagai pihak.
Ia juga menilai MTQ bukan sekadar kegiatan keagamaan, melainkan menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan seluruh masyarakat Balangan tanpa memandang latar belakang.
“Pian semua telah membuktikan bahwa gelaran MTQ ini bukan hanya milik umat Islam, tetapi milik Balangan, milik kita, milik seluruh masyarakat Bumi Sanggam, apapun latar belakangnya. Dari dalam lubuk hati, ulun benar-benar berterima kasih kepada pian seberataan,” ungkapnya.
Abdul Hadi turut berpesan kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi agar tidak cepat berpuas diri. Ia berharap kemampuan yang telah ditunjukkan selama perlombaan terus diasah melalui pembinaan sehingga para peserta dapat mempersiapkan diri untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana MTQ XIX yang juga Camat Juai, Nanang Edward, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengakui bahwa selama pelaksanaan masih terdapat kemungkinan kekurangan, sehingga berbagai kritik dan masukan akan dijadikan bahan evaluasi untuk penyelenggaraan berikutnya.
“Penyelenggaraan kegiatan sebesar ini tidak mungkin terlaksana oleh panitia semata, melainkan atas kerja sama dan pengorbanan banyak pihak. Kami menyampaikan permohonan maaf apabila selama penyambutan maupun pelaksanaan terdapat kekurangan, kritik dan masukan yang membangun tentu akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan,” imbuhnya.
Setelah hasil perlombaan ditetapkan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Selain itu, dilakukan pula pengundian bonus umrah bagi empat peserta juara yang disaksikan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Balangan.
Prosesi penutupan MTQ XIX kemudian ditandai dengan penurunan bendera Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ). Bendera tersebut selanjutnya diserahkan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan MTQ berikutnya yang akan digelar di Kecamatan Awayan sebagai tuan rumah.
















