BANJARMASIN – Sebanyak 14 mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis (Adbis), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), melaksanakan Program KKN Tematik Literasi berkolaborasi dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) di Kelurahan Alalak Selatan, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.
Program yang berlangsung sejak 13 Juli hingga 31 Agustus 2026 ini bertujuan memperkuat budaya literasi di Kelurahan Alalak Selatan melalui berbagai kegiatan edukatif bersama masyarakat dan sekolah-sekolah di lingkungan tersebut.

Melalui KKN Tematik Literasi ini, mahasiswa melakukan pendampingan dalam penataan dan pengelolaan perpustakaan agar lebih tertata, mudah diakses, serta mampu berfungsi secara optimal sebagai pusat belajar masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan 1.000 eksemplar Bahan Bacaan Bermutu yang telah disalurkan Perpustakaan Nasional RI ke Perpustakaan Kelurahan Alalak Selatan, sehingga koleksi tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Selain meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan, program ini juga diarahkan untuk menumbuhkan minat baca, meningkatkan kecakapan literasi, khususnya di kalangan anak-anak, serta memperkuat fungsi Perpustakaan Kelurahan Alalak Selatan sebagai pusat belajar, sumber informasi, dan ruang literasi berbasis inklusi sosial.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Tematik Literasi ULM, Humaidi, S.AB., M.AB., menegaskan kesiapan pihaknya mengawal pelaksanaan seluruh program agar berjalan sesuai tujuan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kelurahan Alalak Selatan.
Menurutnya, keberhasilan KKN Tematik Literasi sangat bergantung pada sinergi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, pengelola perpustakaan, sekolah, dan masyarakat.
Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga seluruh program kerja mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Harapan kami, program ini tidak hanya selesai sebagai kegiatan KKN, tetapi juga menjadi awal tumbuhnya budaya literasi yang berkelanjutan di masyarakat,” ujar Humaidi saat membuka kegiatan awal KKN Tematik Literasi di Kelurahan Alalak Selatan.
Di samping itu, Ketua Kelompok 18 KKN Tematik Literasi ULM, Wira Yuda Prasetya, berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan setiap program yang akan dijalankan selama KKN berlangsung.
Menurutnya, dukungan dari pemerintah kelurahan, pengelola perpustakaan, pihak sekolah, hingga masyarakat menjadi faktor penting agar program literasi yang dilaksanakan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama mendukung dan berkolaborasi sehingga program yang kami jalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat budaya literasi di Kelurahan Alalak Selatan,” ujar Wira.
Adapun program ini akan menyasar sejumlah sekolah di wilayah Kelurahan Alalak Selatan. Mahasiswa akan menggandeng pihak sekolah dan masyarakat dalam pelaksanaan berbagai kegiatan literasi, sekaligus mengoptimalkan Perpustakaan Kelurahan Alalak Selatan sebagai pusat pembelajaran, sumber informasi, dan ruang literasi yang aktif.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan menjalankan enam program utama, yakni Membaca Nyaring, Cerdas Mengulas Buku, Membuat Proyek Berbasis Isi Buku Bacaan, Menulis Cerita Berbasis Buku Bacaan, Kunjungan Literasi ke Perpustakaan Kelurahan, serta Apresiasi Literasi Tingkat Kelurahan.
Lurah Alalak Selatan, Muhammad Liqa Syuhada, S.STP., menyambut baik pelaksanaan KKN Tematik Literasi di wilayahnya. Ia menilai program tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah kelurahan, Universitas Lambung Mangkurat, Perpustakaan Nasional RI, pengelola perpustakaan, sekolah, dan masyarakat untuk membangun budaya literasi.
Ia berharap sinergi yang terjalin melalui program tersebut tidak hanya berlangsung selama pelaksanaan KKN, tetapi juga dapat berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan di berbagai bidang pemberdayaan masyarakat.
“Saya berharap kolaborasi yang terbangun melalui program ini dapat menjadi awal kerja sama yang lebih luas, tidak hanya dalam pengembangan literasi, tetapi juga pada berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Alalak Selatan,” kata Muhammad Liqa Syuhada.
Sejalan dengan itu, Pengelola Perpustakaan Kelurahan Alalak Selatan sekaligus PIC KKN Tematik Literasi, M. Ali Hijrah, S.E., mengatakan program tersebut menjadi momentum untuk mengoptimalkan fungsi perpustakaan kelurahan sebagai pusat literasi masyarakat.
Menurutnya, meski Perpustakaan Kelurahan Alalak Selatan telah menerima 1.000 eksemplar Bahan Bacaan Bermutu dari Perpustakaan Nasional RI, pengelolaan administrasi, penataan koleksi, hingga pelaksanaan kegiatan literasi masih memerlukan penguatan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Lambung Mangkurat sebagai mitra kolaborasi yang diharapkan dapat membantu mengoptimalkan pengelolaan perpustakaan sekaligus menghidupkan berbagai kegiatan literasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak,” tuturnya.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari pihak sekolah. Salah seorang kepala sekolah yang hadir mengaku baru mengetahui keberadaan Perpustakaan Kelurahan Alalak Selatan. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar alternatif bagi peserta didik sehingga mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus melengkapi kegiatan pembelajaran di luar kelas.
“Program ini sangat baik karena membuka kesempatan bagi sekolah untuk memanfaatkan perpustakaan kelurahan sebagai bagian dari kegiatan belajar mengajar. Kami bisa mengajak anak-anak berkunjung ke perpustakaan, membaca buku bersama, bahkan memanfaatkan taman di depan kantor kelurahan sebagai ruang belajar yang lebih menyenangkan sehingga mereka memahami bahwa membaca dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja,” ujarnya.
Melalui program ini, diharapkan KKN Tematik Literasi tidak hanya menjadi bentuk pengabdian masyarakat selama masa pelaksanaan KKN, tetapi juga menjadi awal lahirnya kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah, sekolah, pengelola perpustakaan, dan masyarakat dalam membangun budaya literasi.
Sebagai informasi, KKN Tematik Literasi Kelompok 18 Universitas Lambung Mangkurat diikuti oleh 14 mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis FISIP ULM, yakni Rastina Ayu Fauziah, Nazwa Tsania, Dea Juniarti, Gt. Asyfia Chairia, Ananda Salsabila, Lasmi, Ni Putu Ayu Rianti, Aina Soleha, Jihan Safira, Hafizah Aiswara, Muhamad Verdynusae, Adam Putra Yamada, Rachmad Guntur Saputra, serta Wira Yuda Prasetya selaku Ketua Kelompok.
Selama pelaksanaan KKN yang berlangsung hingga 31 Agustus 2026, para mahasiswa akan mengimplementasikan berbagai program literasi melalui pendampingan di sejumlah sekolah serta Perpustakaan Kelurahan Alalak Selatan sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan KKN Tematik Literasi Kelompok 18 ini berada di bawah bimbingan Humaidi, S.AB., M.AB. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang memberikan arahan dan pendampingan kepada mahasiswa dalam setiap program secara terarah, membangun kolaborasi dengan pemerintah kelurahan, pengelola perpustakaan, sekolah, dan masyarakat sehingga tujuan penguatan budaya literasi di Kelurahan Alalak Selatan dapat tercapai secara optimal. (Ilh)














