SAMBAS – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sambas mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji musim 1448 H/2027 M, menyusul selesainya operasional haji tahun ini.
Persiapan dilakukan sejak dini dengan memperkuat edukasi kepada calon jemaah, terutama terkait kesehatan dan perubahan sistem kuota yang berdampak pada masa tunggu.
Kasubbag TU Kantor Kemenhaj Kabupaten Sambas, Ilma Nurfauzah, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah administratif sembari menunggu data nominatif resmi dari Kementerian Haji dan Umrah.
“Saat ini kami sedang menunggu sirkulasi data nominatif resmi untuk proses pemanggilan jemaah. Dokumen dan paspor milik jemaah yang sebelumnya tertunda keberangkatannya juga telah kami siapkan kembali,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Menurut Ilma, salah satu tantangan yang dihadapi pada musim haji mendatang adalah bertambahnya masa tunggu akibat penerapan sistem kuota berbasis proporsi daftar tunggu. Di Kabupaten Sambas, estimasi masa tunggu meningkat dari sekitar 21 tahun menjadi 28 tahun.
“Perubahan basis kuota menjadi proporsi daftar tunggu memang berdampak pada bertambahnya masa tunggu jemaah. Karena itu kami terus memberikan edukasi dan penjelasan secara terbuka agar masyarakat memahami kebijakan tersebut,” katanya.
Selain menyiapkan administrasi, Kemenhaj Sambas juga akan mengintensifkan program manasik kesehatan mulai pertengahan Agustus 2026. Program tersebut akan dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas untuk memastikan calon jemaah mempersiapkan kondisi fisik jauh sebelum keberangkatan.
Ilma menjelaskan bahwa kesiapan kesehatan menjadi perhatian utama, mengingat profil usia jemaah haji cukup beragam dan sebagian merupakan kelompok lanjut usia yang memerlukan pendampingan lebih intensif.
“Kami sangat mengimbau kepada seluruh calon jemaah haji musim 1448 H/2027 M agar menjaga kesehatan fisik dan mental sejak sekarang. Selain kesiapan ibadah, kesiapan finansial untuk pelunasan biaya haji juga perlu dipersiapkan dengan baik,” tuturnya.
Sementara itu, pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M bagi 20 jemaah asal Kabupaten Sambas berjalan lancar. Seluruh jemaah kembali ke Tanah Air pada 18 Juni 2026 dalam kondisi sehat dan menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan selama berada di Tanah Suci.
“Saya berharap pengalaman penyelenggaraan haji tahun ini menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji berikutnya sehingga seluruh calon jemaah asal Kabupaten Sambas dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” tukasnya.















