BALANGAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 bersamaan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Perayaan digelar sederhana namun penuh kebersamaan di halaman Kantor BPBD Balangan, Jumat (21/8/26).
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti jajaran pegawai. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan syukuran dan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan BPBD Balangan selama 12 tahun.
Suasana semakin meriah dengan berbagai perlombaan, di antaranya tarik tambang dan makan kerupuk. Antusiasme para pegawai menciptakan suasana akrab sekaligus memperkuat kekompakan internal.
Dalam momentum tersebut, BPBD Balangan juga memperkenalkan logo dan slogan baru “Terbang Melayang”. Identitas baru ini diharapkan menjadi semangat bagi seluruh personel untuk semakin sigap dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, Rahmi, mengatakan perayaan HUT ke-12 menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat semangat pengabdian seluruh jajaran.
“Alhamdulillah, di usia yang ke-12 ini kita tetap merayakan dengan sederhana, tetapi meriah. Tujuannya untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan kita. Dengan kebersamaan yang kuat, insyaallah dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana dapat kita laksanakan dengan baik sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat,” ujar Rahmi.
Menurutnya, kekompakan menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana, mengingat personel BPBD harus selalu siap ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Rahmi berharap logo dan slogan baru “Terbang Melayang” dapat membawa semangat baru bagi BPBD Balangan untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, kecepatan respons, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Perayaan ini menjadi bukti bahwa semangat pengabdian tidak diukur dari kemeriahan, tetapi dari kekompakan dan komitmen bersama untuk selalu hadir saat masyarakat membutuhkan,” pungkasnya.
Editor: Muhammad
















