PARINGIN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan menggelar Cooking Class Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) bersama Chef Didi Prawiro di Mahligai Mayang Maurai, Kecamatan Paringin, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Balangan tersebut diikuti para pengurus TP PKK se-Kabupaten Balangan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah pangan lokal menjadi menu sehat, bergizi, dan menarik untuk keluarga.
Selain memberikan edukasi tentang pentingnya penerapan pola konsumsi B2SA dalam kehidupan sehari-hari, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Lomba Cipta Menu B2SA tingkat Kabupaten Balangan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dan praktik langsung dari Chef Didi Prawiro mengenai teknik pengolahan bahan pangan lokal, penyajian makanan yang menarik, hingga cara memadukan berbagai sumber pangan agar memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kabupaten Balangan, Dewi Diniati, mengatakan upaya menciptakan generasi yang sehat dan produktif berawal dari kebiasaan konsumsi pangan di lingkungan keluarga.
“Untuk mewujudkan generasi yang sehat, aktif, dan produktif, kunci utamanya adalah keadaan di meja makan sendiri, di rumah, bersama keluarga masing-masing,” ujarnya.
Menurut Dewi, Kabupaten Balangan memiliki potensi pangan lokal yang melimpah, mulai dari aneka umbi-umbian, sayuran, buah-buahan hingga ikan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi dan dapat diolah menjadi berbagai menu sehat.
Ia menilai pemanfaatan pangan lokal tidak hanya berkontribusi terhadap pemenuhan gizi keluarga, tetapi juga mendukung peningkatan nilai tambah hasil pertanian dan perikanan daerah.
“Melalui konsumsi B2SA, pangan lokal yang kita miliki dapat dimanfaatkan secara maksimal. Tinggal bagaimana kita mengolahnya agar menjadi makanan yang menarik dan lezat untuk dikonsumsi,” katanya.
Dewi menambahkan, kegiatan cooking class juga dirangkai dengan sosialisasi petunjuk teknis Lomba Cipta Menu B2SA agar peserta memahami konsep dan kriteria penilaian yang akan diterapkan dalam perlombaan.
Sementara itu, Ketua Pokja III TP PKK Kabupaten Balangan, Budimah, menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman dengan memanfaatkan sumber daya pangan lokal.
“Dengan memanfaatkan sumber daya lokal, kita dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat, mendukung perekonomian daerah, serta mengurangi ketergantungan terhadap pangan impor,” ujarnya.
Menurut Budimah, penganekaragaman konsumsi pangan merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh peserta selama pelatihan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, dan sadar gizi.
Melalui kegiatan ini, DKP3 Kabupaten Balangan dan TP PKK Kabupaten Balangan berharap pemanfaatan pangan lokal semakin meningkat serta menjadi bagian dari budaya konsumsi masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi keluarga. (Rv)
















