BANJARMASIN – Kesiapan menghadapi berbagai dinamika keamanan menjadi perhatian jajaran Polresta Banjarmasin.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni memastikan seluruh perlengkapan Pengendalian Massa (Dalmas) dalam kondisi siap digunakan saat dibutuhkan.
“Kita harus siap. Kesiapan peralatan dan personel adalah kunci dalam menghadapi setiap dinamika di lapangan,” jelas Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Riza Muttaqin, S.H., S.I.K., M.H. saat melakukan pengecekan peralatan Dalmas di Mapolresta Banjarmasin, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, kesiapan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan menghadapi situasi massa.
Peralatan dan personel yang siap juga diperlukan untuk memastikan setiap kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali.
“Tujuannya bukan untuk represif, tapi untuk menjaga keamanan dan memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman serta kondusif,” katanya.
Pengecekan dilakukan secara langsung dengan melihat kondisi berbagai sarana dan prasarana Dalmas. Pemeriksaan mencakup perlengkapan perorangan, tameng, tongkat hingga kendaraan taktis yang digunakan dalam mendukung tugas pengamanan.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari evaluasi kesiapan sebelum personel diterjunkan ke lapangan. Setiap perlengkapan dipastikan dapat digunakan sebagaimana mestinya dan personel memahami prosedur operasional standar (SOP) dalam penggunaannya.
“Kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen kami memberikan pelayanan terbaik sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Kota Banjarmasin,” tuturnya.
Ia menegaskan, kesiapan Dalmas harus berjalan beriringan dengan sikap profesional ketika menghadapi masyarakat.
“Personel diminta tidak hanya memahami teknis penggunaan peralatan, tetapi juga mampu mengambil langkah yang tepat sesuai situasi di lapangan,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan tugas, personel Dalmas diingatkan untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis. Setiap tindakan harus dilakukan secara terukur, profesional dan berpedoman pada aturan yang berlaku.
“Personel Dalmas harus tetap humanis, profesional dan menjalankan tugas sesuai prosedur saat berada di lapangan,” tekannya.
Pendekatan tersebut menjadi penting karena pengamanan massa tidak selalu identik dengan tindakan represif.
Polisi diharapkan mampu menjaga keamanan sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib.
Semangat tersebut juga sejalan dengan Commanders Wish “Kayuh Baimbai Jaga Banua, Bersama Kita Wujudkan” yang menjadi pedoman jajaran Polresta Banjarmasin dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan semangat ‘Kayuh Baimbai Jaga Banua, Bersama Kita Wujudkan’, kami ingin menjaga kamtibmas tetap kondusif sebagai wujud nyata Polri hadir untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” tutupnya.
Pengecekan perlengkapan Dalmas diharapkan dapat memastikan kesiapan jajaran Polresta Banjarmasin dalam menghadapi setiap potensi gangguan keamanan.
Dengan dukungan peralatan yang memadai dan personel yang profesional, pengamanan diharapkan dapat berlangsung aman, terukur serta tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.















