BALANGAN – Peluang pendidikan bagi generasi muda Kabupaten Balangan kembali terbuka lebih luas. Selain melanjutkan program Beasiswa 1.000 Sarjana, masyarakat Balangan kini juga mendapat kesempatan menempuh pendidikan di luar negeri melalui program beasiswa ke Yangzhou Polytechnic Institute (YPI), Tiongkok.
Kesempatan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPR RI, H. M. Rifqinizamy Karsayuda, saat menghadiri penyerahan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dan sertifikat Beasiswa 1.000 Sarjana di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Kamis (6/8/2026).
Rifqinizamy mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Balangan yang terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat melalui berbagai program beasiswa. Menurutnya, investasi di bidang pendidikan menjadi langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di masa depan.
Ia menjelaskan bahwa salah satu bentuk dukungan tersebut adalah penyediaan kuota beasiswa pendidikan ke luar negeri bagi putra-putri Balangan yang ingin melanjutkan studi di YPI, Tiongkok.
“Kami membuka peluang bagi putra-putri Balangan untuk melanjutkan pendidikan di Yangzhou Polytechnic Institute, Tiongkok, dengan fasilitas beasiswa yang mencakup biaya pendidikan dan tempat tinggal,” ujarnya.
Selain menawarkan kesempatan studi internasional, Rifqinizamy juga menyoroti keberhasilan Program Beasiswa 1.000 Sarjana yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Balangan. Ia menyebut program tersebut telah memberikan kesempatan kepada ribuan mahasiswa untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
“Mereka akan kami tampung dan kami didik sampai menjadi sarjana, semuanya gratis melalui program dari Pak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Balangan,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Balangan Abdul Hadi mengatakan berbagai intervensi pemerintah daerah di sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan sumber daya manusia telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Balangan.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga membuka akses pendidikan kesetaraan melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C di seluruh kecamatan guna memperpanjang rata-rata lama sekolah masyarakat.
“Alhamdulillah, berkat intervensi kita di bidang kesehatan, pendidikan, dan pembangunan sumber daya manusia, IPM Balangan terus meningkat,” tukasnya.
Abdul Hadi menambahkan bahwa Program Beasiswa 1.000 Sarjana hingga saat ini telah dimanfaatkan sekitar 3.800 mahasiswa yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di sejumlah provinsi di Indonesia.
Melalui berbagai program beasiswa yang terus diperluas, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap dapat mencetak generasi muda yang unggul, berpendidikan tinggi, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa mendatang.
















