BALANGAN – Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Balangan di tingkat nasional. Didik Haryanto, Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, berhasil meraih Peringkat I Nasional pada ajang INAKI Award 2026 melalui Kompetisi Policy Brief Nasional yang diselenggarakan Ikatan Nasional Analis Kebijakan (INAKI).
Penghargaan tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum INAKI Nomor 308/DPP-INAKI/SK.01/VII/2026 tentang Penetapan Penerima Penghargaan Kompetisi Policy Brief Nasional INAKI Award 2026.
Prestasi tersebut menjadi bukti kualitas Analis Kebijakan Kabupaten Balangan dalam menyusun rekomendasi kebijakan yang inovatif, berbasis bukti (evidence-based policy), serta mampu bersaing di tingkat nasional.
Dalam kompetisi itu, Didik mengangkat policy brief berjudul “Pemecahan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) untuk Optimalisasi Layanan Infrastruktur dan Permukiman di Kabupaten Balangan.”
Kajian tersebut menawarkan rekomendasi penataan kelembagaan melalui pemisahan perangkat daerah yang selama ini menangani urusan pekerjaan umum, penataan ruang, perumahan rakyat, dan kawasan permukiman. Rekomendasi disusun berdasarkan analisis terhadap beban kerja, cakupan urusan pemerintahan, kompleksitas tugas dan fungsi, serta kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Melalui penataan kelembagaan tersebut, Didik menilai penyelenggaraan urusan pemerintahan akan menjadi lebih fokus, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat layanan perumahan dan kawasan permukiman, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Balangan.
Didik menjelaskan, sebelum ditetapkan sebagai peraih Peringkat I Nasional, policy brief yang disusunnya terlebih dahulu melalui proses bedah dalam kegiatan Bedah Policy Brief INAKI Edisi 2026 Part 9 yang digelar secara daring pada 20 Mei 2026.
Dalam forum tersebut, naskahnya mendapat masukan dari Analis Kebijakan Ahli Utama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Teguh Widjinarko, yang memberikan berbagai saran untuk memperkuat substansi, analisis, serta rekomendasi kebijakan.
“Masukan tersebut kemudian menjadi bahan penyempurnaan saya sebelum policy brief diikutsertakan dalam Kompetisi Policy Brief Nasional INAKI Award 2026. Selanjutnya naskah dinilai secara komprehensif oleh Tim Penilai INAKI bersama Tim Penilai Independen yang terdiri dari para pakar dan praktisi bidang analisis kebijakan,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Ia mengatakan proses penilaian dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kualitas analisis permasalahan, kekuatan argumentasi, penggunaan data berbasis bukti, kebaruan gagasan, serta relevansi dan implementasi rekomendasi kebijakan.
“Alhamdulillah berdasarkan hasil penilaian tersebut, policy brief berhasil memperoleh nilai tertinggi dan ditetapkan sebagai Peringkat I Nasional pada ajang INAKI Award 2026,” katanya.
Didik berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi para Analis Kebijakan, khususnya di Kabupaten Balangan, untuk terus menghasilkan kajian dan policy brief yang berkualitas, inovatif, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan daerah.
Menurutnya, budaya penyusunan kebijakan berbasis bukti perlu terus diperkuat agar setiap kebijakan pemerintah memiliki landasan analisis yang kuat, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
Editor: Ande
















