BANJARMASIN – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitul Hikmah Kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menjadi momentum untuk mendorong masjid kampus semakin aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Rektor III ULM, Dr. Rusmin, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pengurus Masjid Baitul Hikmah bersama tujuh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ULM, Senin (31/8/2026).
Menurut Dr. Rusmin, kemeriahan Maulid Nabi diharapkan tidak menjadi satu-satunya momentum yang membuat masjid dipenuhi sivitas akademika. Ia mendorong keberadaan masjid terus dimakmurkan melalui berbagai kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun warga kampus.
“Mudah-mudahan syiar di masjid kampus ini tidak berhenti sampai di hari Maulid saja, masjid ini perlu dimakmurkan,” ucap Dr. Rusmin.
Ratusan mahasiswa, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan hadir mengikuti rangkaian kegiatan. Suasana religius terasa sejak pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan sholawat, hingga tausiah yang disampaikan penceramah nasional Ustadzah Hj. Maryamah Ibrahim, S.Pd.I.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang kolaborasi antara Pengurus Masjid Baitul Hikmah dan organisasi kemahasiswaan. Keterlibatan tujuh UKM dinilai memperkuat kebersamaan sekaligus membuat kegiatan keagamaan di lingkungan kampus semakin semarak.
Pengurus Masjid Baitul Hikmah, Dr. Irhmana Husin, berharap peringatan Maulid Nabi dapat terus digelar secara rutin setiap tahun dengan dukungan pimpinan universitas. Ia menyebut keterlibatan mahasiswa melalui UKM turut memberikan kontribusi penting terhadap kelancaran dan kemeriahan kegiatan.
Selain sebagai kegiatan keagamaan, peringatan Maulid Nabi juga diarahkan menjadi bagian dari pembinaan karakter mahasiswa. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan tidak hanya dipahami melalui tausiah, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan akademik dan sosial di lingkungan kampus.
Dengan dukungan pimpinan universitas, pengurus masjid, serta organisasi mahasiswa, Masjid Baitul Hikmah diharapkan dapat berkembang sebagai ruang yang memperkuat spiritualitas, silaturahmi, dan karakter sivitas akademika ULM.
Momentum Maulid pun diharapkan menjadi awal untuk menghidupkan lebih banyak aktivitas positif di masjid kampus, sehingga keberadaannya tidak hanya terasa pada peringatan hari besar keagamaan, tetapi menjadi bagian dari keseharian mahasiswa dan sivitas akademika.















