Informasibanjarmasin.com - Habar Banua Kalimantan
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Banjarmasin
  • DAERAH
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi Bisnis
  • Politik
  • Advertorial
  • Home
  • Banjarmasin
  • DAERAH
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi Bisnis
  • Politik
  • Advertorial
No Result
View All Result
Informasibanjarmasin.com - Habar Banua Kalimantan
No Result
View All Result
  • Home
  • Banjarmasin
  • DAERAH
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi Bisnis
  • Politik
  • Advertorial
Home DAERAH

Hari Masyarakat Adat Sedunia, Momentum Menjaga Budaya dan Ruang Hidup Dayak Meratus

admin by admin
Agustus 7, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
Hari Masyarakat Adat Sedunia, Momentum Menjaga Budaya dan Ruang Hidup Dayak Meratus

Peringatan Hari Masyarakat Adat Sedunia 2026 dengan pesan menjaga ruang hidup, budaya, dan kelestarian alam Dayak Meratus.

BANJARBARU – Peringatan Hari Masyarakat Adat Sedunia setiap 9 Agustus menjadi momentum untuk memperkuat penghormatan dan perlindungan terhadap masyarakat adat, termasuk masyarakat Dayak Meratus di Kalimantan Selatan.

Perlindungan tersebut dinilai tidak hanya menyangkut budaya dan tradisi, tetapi juga wilayah adat yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Dayak Meratus.

Masyarakat Dayak Meratus memiliki peran besar dalam menjaga hutan, sumber air, lingkungan, budaya, serta pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Kehidupan mereka memiliki hubungan erat dengan kawasan Pegunungan Meratus yang kini semakin dikenal setelah masuk dalam jaringan UNESCO Global Geopark.

Ketua Pengurus Wilayah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Selatan, Rubi menilai pengakuan internasional terhadap kawasan Meratus harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap masyarakat adat yang telah lama hidup dan menjaga kawasan tersebut.

Menurutnya, Pegunungan Meratus bukan sekadar kawasan wisata maupun sumber ekonomi, melainkan ruang hidup yang berkaitan erat dengan kehidupan sosial, budaya, kepercayaan, hingga sumber penghidupan masyarakat Dayak Meratus.

Karena itu, pemerintah, pengelola wisata, komunitas maupun masyarakat yang ingin menyelenggarakan kegiatan di kawasan Meratus diimbau terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pemangku adat setempat.

Koordinasi tersebut diperlukan agar berbagai kegiatan yang dilaksanakan tidak memasuki kawasan sakral, mengganggu pelaksanaan ritual adat, merusak lingkungan, maupun bertentangan dengan aturan dan kebiasaan yang berlaku di tengah masyarakat adat.

Pengunjung Diminta Hormati Wilayah Adat Meratus

BACA JUGA

Kembali Serahkan Mesin Peleleh, Tim Pengabdian Masyarakat BIMA ULM dan Warga Lakukan Uji Coba Pembuatan Paving Block

Penyelam BSG Kembali Temukan Satu Korban Virgo Transport 8 di Dalam Kapal

Penyelam BSG Temukan Dua Korban Virgo Transport 8 dalam Waktu Berdekatan

Dalam momentum Hari Masyarakat Adat Sedunia, kesadaran pengunjung terhadap aturan adat dan kelestarian lingkungan di kawasan Meratus juga menjadi perhatian.

Pengunjung diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan, menyalakan api terbuka tanpa pengawasan, merusak tumbuhan, maupun mengambil benda-benda dari kawasan adat.

Selain itu, masyarakat maupun wisatawan diminta tidak memasuki wilayah yang telah dibatasi tanpa izin dari masyarakat atau pemangku adat setempat. Hal tersebut penting untuk menjaga kawasan yang dianggap sakral sekaligus mencegah gangguan terhadap kegiatan adat.

Pengelolaan kawasan wisata juga perlu memperhatikan aspek keselamatan. Penyelenggara kegiatan di kawasan Pegunungan Meratus disarankan mempertimbangkan kondisi cuaca, jalur perjalanan, jaringan komunikasi, fasilitas kesehatan hingga kesiapan petugas lapangan.

Langkah tersebut penting mengingat sejumlah kawasan Meratus memiliki kondisi geografis berupa pegunungan, hutan, serta jalur yang membutuhkan kesiapan khusus dari pengunjung.

Masyarakat Adat Harus Dilibatkan

Rubi menegaskan, masyarakat adat harus dilibatkan dalam setiap kebijakan maupun kegiatan yang berkaitan dengan kawasan Meratus.

Masyarakat adat, menurutnya, tidak semestinya hanya menjadi objek promosi wisata. Mereka perlu menjadi bagian utama dalam perencanaan, pengelolaan hingga pengembangan kawasan serta mendapatkan manfaat dari aktivitas ekonomi yang berlangsung di wilayahnya.

Pelibatan masyarakat juga penting karena mereka memiliki pengetahuan lokal mengenai kondisi kawasan, termasuk wilayah yang dapat dikunjungi, kawasan yang perlu dilindungi, hingga aturan adat yang harus dihormati.

Dengan keterlibatan tersebut, pengembangan pariwisata dan Geopark Meratus diharapkan dapat berjalan tanpa menghilangkan nilai budaya maupun merusak lingkungan yang selama ini menjadi ruang hidup masyarakat Dayak Meratus.

Momentum Menjaga Budaya dan Lingkungan

Peringatan Hari Masyarakat Adat Sedunia diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perlindungan masyarakat adat beserta wilayah yang menjadi ruang hidup mereka.

Kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pengelola Geopark Meratus, komunitas, pelaku wisata dan masyarakat adat dinilai menjadi salah satu kunci agar pembangunan serta aktivitas pariwisata dapat berjalan secara berkelanjutan.

Perlindungan terhadap Dayak Meratus juga berarti menjaga hutan, sumber air, budaya, pengetahuan lokal dan berbagai nilai adat yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Dengan demikian, status internasional Pegunungan Meratus sebagai kawasan geopark diharapkan tidak hanya membawa peningkatan kunjungan wisata, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang selama ini hidup dan menjaga kawasan tersebut.

Momentum Hari Masyarakat Adat Sedunia sekaligus menjadi pengingat bahwa kelestarian Meratus tidak dapat dipisahkan dari keberadaan masyarakat adat Dayak Meratus (Rls)

Tags: AMAN KalselBanjarbaruBudaya DayakDayak MeratusGeopark MeratusHari Masyarakat Adat SeduniaKalimantan SelatanlingkunganMasyarakat AdatPariwisata KalselPegunungan MeratusUNESCO Global Geopark
ShareTweetSend
admin

admin

BACA JUGA

Kembali Serahkan Mesin Peleleh, Tim Pengabdian Masyarakat BIMA ULM dan Warga Lakukan Uji Coba Pembuatan Paving Block
Pendidikan

Kembali Serahkan Mesin Peleleh, Tim Pengabdian Masyarakat BIMA ULM dan Warga Lakukan Uji Coba Pembuatan Paving Block

September 21, 2026
Penyelam BSG Kembali Temukan Satu Korban Virgo Transport 8 di Dalam Kapal
DAERAH

Penyelam BSG Kembali Temukan Satu Korban Virgo Transport 8 di Dalam Kapal

September 21, 2026
Penyelam BSG Temukan Dua Korban Virgo Transport 8 dalam Waktu Berdekatan
DAERAH

Penyelam BSG Temukan Dua Korban Virgo Transport 8 dalam Waktu Berdekatan

September 21, 2026
Penyelam BSG Temukan Satu Korban Virgo Transport 8 di Dalam Bangkai Kapal
DAERAH

Penyelam BSG Temukan Satu Korban Virgo Transport 8 di Dalam Bangkai Kapal

September 20, 2026
Operasi SAR Virgo Transport 8 Diperpanjang 7 Hari, Pencarian Bawah Air Diintensifkan
DAERAH

Operasi SAR Virgo Transport 8 Diperpanjang 7 Hari, Pencarian Bawah Air Diintensifkan

September 20, 2026
Kemarau Panjang Melanda, Warga Kemuning Banjarbaru Berburu Air Pakai Galon
DAERAH

Kemarau Panjang Melanda, Warga Kemuning Banjarbaru Berburu Air Pakai Galon

September 19, 2026
Next Post
Aktivasi IKD Banjarmasin Baru 10 Persen, Komisi II DPR RI Dorong Percepatan Pendataan

Aktivasi IKD Banjarmasin Baru 10 Persen, Komisi II DPR RI Dorong Percepatan Pendataan

Jelang HUT ke-81 RI, PAM Bandarmasih Dorong Warga Kibarkan Merah Putih

Jelang HUT ke-81 RI, PAM Bandarmasih Dorong Warga Kibarkan Merah Putih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan Untuk Anda

Persiapan Karnaval JKPI, Arus Lalu Lintas di Banjarmasin Dialihkan Hingga Malam

Persiapan Karnaval JKPI, Arus Lalu Lintas di Banjarmasin Dialihkan Hingga Malam

September 20, 2024
Udara Terperangkap di Pipa, PT Air Minum Bandarmasih Lakukan Penanganan di Mantuil

Udara Terperangkap di Pipa, PT Air Minum Bandarmasih Lakukan Penanganan di Mantuil

Agustus 25, 2026
Tadarus Alquran dan Pembagian Takjil, Polresta Banjarmasin Pererat Ibadah di Bulan Suci Ramadan

Tadarus Alquran dan Pembagian Takjil, Polresta Banjarmasin Pererat Ibadah di Bulan Suci Ramadan

Maret 6, 2025

Berita Populer

  • Pantai Mattone, Kusan Hilir Jadi Primadona Baru Wisatawan Lokal

    Pantai Mattone, Kusan Hilir Jadi Primadona Baru Wisatawan Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Mangrove hingga Perubahan Iklim, Seminar Dendrophile SMA Insan Madani Gaungkan Aksi Nyata Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Pengabdian Masyarakat BIMA ULM Serahkan Mesin Pencacah Plastik ke Bank Sampah Baiman Cempaka Raya, Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Bernilai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Galing; Gulma di Pagar Rumah Anda yang Berharga dari Obat di Apotek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Lanjutan ULM, Warga Telaga Biru Kembali Dibekali Pengelolaan Sampah dan Ecobrick

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Informasibanjarmasin.com – Habar Banua Kalimantan

InformasiBanjarmasin.com adalah media online yang menyajikan berita dan informasi terkini, akurat, serta berimbang seputar Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan Indonesia secara umum.

  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap

© 2026 - Informasi Banjarmasin

No Result
View All Result
  • Home
  • Banjarmasin
  • DAERAH
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi Bisnis
  • Politik
  • Advertorial

© 2026 - Informasi Banjarmasin

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In