BANJARMASIN – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin tahun ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memanjatkan doa agar hujan segera turun di wilayah Kalimantan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Istisqa di halaman Balai Kota Banjarmasin, Senin (31/8/2026). Jajaran Pemkot Banjarmasin dari berbagai tingkatan turut mengikuti salat yang digelar sebagai bentuk ikhtiar menghadapi kondisi cuaca kering.
Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa menjadi salah satu bentuk usaha bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT di tengah kebutuhan akan curah hujan.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersama seluruh jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin, dari kepala sekolah sampai kecamatan dan kelurahan, melaksanakan salat istisqa. Kita berdoa agar dikabulkan oleh Allah SWT turunnya hujan di Kalimantan,” ujar Yamin.
Ia menjelaskan, kondisi minim hujan yang terjadi di sejumlah wilayah membuat pemerintah bersama masyarakat perlu terus berikhtiar. Selain melalui berbagai langkah penanganan, doa bersama juga menjadi bagian dari upaya yang dilakukan.
Setelah Salat Istisqa, kegiatan dilanjutkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam kesempatan tersebut, jajaran Pemkot Banjarmasin diajak kembali meneladani sikap dan perjuangan Rasulullah dalam membangun kehidupan umat.
Menurut Yamin, salah satu nilai penting yang dapat diterapkan dalam lingkungan pemerintahan adalah semangat Rasulullah dalam menjaga persatuan. Nilai tersebut dinilai penting untuk memperkuat kerja sama antarjajaran dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Dengan kita mengadakan Maulid juga, mudah-mudahan doa-doa kita semua dijabah oleh Allah SWT,” harapnya.
Yamin menambahkan, keteladanan Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai tersebut diharapkan dapat tercermin dalam sikap para aparatur ketika menjalankan amanah dan berinteraksi dengan masyarakat.
Ia menilai kebersamaan menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Karena itu, jajaran pemerintah diharapkan terus menjaga komunikasi dan saling mendukung dalam menjalankan tugas.
“Pemerintah tidak hanya dituntut untuk hadir melalui kebijakan dan pelayanan, tetapi juga perlu membangun kekuatan kebersamaan ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan perhatian bersama,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan keagamaan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarjajaran Pemerintah Kota Banjarmasin. Mulai dari perangkat daerah, camat, lurah hingga unsur pendidikan hadir dalam satu kegiatan bersama.
Di sisi lain, doa agar hujan segera turun menjadi harapan utama dalam pelaksanaan Salat Istisqa. Pemkot Banjarmasin berharap kondisi cuaca dapat segera membaik sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lebih baik.
“Semoga melalui doa dan kebersamaan ini, Allah SWT memberikan keberkahan dan menurunkan hujan yang kita harapkan,” tukas Yamin.
Pemkot Banjarmasin menilai kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa pelaksanaan tugas pemerintahan juga perlu dibarengi dengan kepedulian, kebersamaan serta nilai-nilai moral dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj. Neli Listriani, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar, Ustaz Hasanuddin (UAS Banjar), Forkopimda, sejumlah kepala SKPD, camat, lurah serta jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin.














