BANJARMASIN – Proses Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) periode 2026-2030 kembali berlanjut setelah tahapan pemilihan ulang penyaringan bakal calon rektor selesai dilaksanakan.
Tahapan selanjutnya akan memasuki proses wawancara bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) sebelum nantinya dilakukan penetapan Rektor ULM terpilih.
Ketua Panitia Pilrek ULM, Prof. Ifrani mengatakan, pihaknya kini tengah menunggu penjadwalan wawancara dari pihak kementerian.
“Setelah ini akan dilakukan wawancara dengan pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Namun untuk waktu masih menunggu dari pihak Kementerian,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/26).
Prof. Ifrani menjelaskan, dalam proses Pilrek ULM periode 2026-2030, suara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memiliki bobot sebesar 35 persen. Sementara sisanya merupakan suara dari Senat ULM sesuai dengan mekanisme pemilihan yang berlaku.
“Untuk pemilihan Rektor, 35 persen suara Menteri,” jelas Prof. Ifrani.
Dengan demikian, tahapan wawancara bersama kementerian menjadi salah satu proses penting sebelum memasuki tahap akhir pemilihan Rektor ULM.
Prof. Ifrani juga menyampaikan adanya penyesuaian jadwal dalam tahapan lanjutan Pilrek ULM.
Agenda yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada 26 Agustus 2026 kini akan disesuaikan pada bulan September 2026.
Penyesuaian tersebut dilakukan seiring dengan proses penjadwalan wawancara bersama pihak Kemendiktisaintek yang hingga kini masih menunggu.
Selain itu, penetapan Rektor ULM terpilih hingga kini juga masih direncanakan sama pada jadwal sebelumnya, pada bulan September 2026. Sedangkan pelantikan semula juga kembali dijadwalkan pada Oktober 2026, mengikuti penjadwalan sebelumnya.
Namun, Prof. Ifrani menegaskan jadwal tersebut masih bersifat rencana dan belum ditetapkan secara pasti.
“Untuk penetapan rencana bulan September, belum ada tanggal. Dan pelantikan Oktober,” ungkapnya.
Dengan selesainya pemilihan ulang, tiga bakal calon Rektor ULM kini tinggal menunggu tahapan wawancara bersama kementerian sebelum proses Pilrek memasuki tahap akhir menuju penetapan Rektor ULM periode 2026-2030.
Diberitakan sebelumnya, pemilihan ulang Pilrek ULM diawali dengan pemungutan suara terhadap empat bakal calon. Dari 60 suara, Prof. Ir. Muthia Elma memperoleh 2 suara, Dr. Iwan Aflanie 22 suara, Prof. Dr. Ahmad 34 suara, dan Dr. Rusmansyah 2 suara.
Karena Muthia Elma dan Rusmansyah memperoleh suara yang sama, pihak Panitia dan Senat ULM kemudian menggelar pemilihan putaran kedua. Hasilnya, Rusmansyah unggul dengan 39 suara, sedangkan Muthia Elma memperoleh 15 suara.
Dengan demikian, tiga bakal calon yang melanjutkan tahapan Pilrek ULM yakni Dr. Rusmansyah, Drs., M.Pd. sebagai nomor urut 1, Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si. sebagai nomor urut 2, dan Dr. Iwan Aflanie, dr., M.Kes., Sp.F., S.H. sebagai nomor urut 3..(Ilh)
















