BANJARMASIN – Lima remaja diamankan Polresta Banjarmasin setelah diduga terlibat aksi tawuran yang videonya viral di media sosial.
Kelima remaja tersebut diamankan Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polresta Banjarmasin bersama Tim URC Resmob Polda Kalsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Video aksi tawuran itu sebelumnya beredar melalui akun Instagram @pasber27gangs. Dalam rekaman berdurasi sekitar dua menit itu, terlihat sejumlah remaja saling kejar hingga terlibat aksi baku hantam.
Video tersebut kemudian mendapat perhatian masyarakat karena lokasi dan waktu kejadian belum diketahui secara pasti, namun aksi dalam rekaman diduga terjadi di wilayah Kota Banjarmasin.
Menanggapi hal tersebut, Satreskrim Polresta Banjarmasin langsung melakukan penelusuran dan membentuk tim gabungan untuk mengantisipasi aksi serupa di sejumlah kawasan yang dinilai rawan.
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel setelah menerima informasi terkait video tersebut.
“Kami langsung turunkan tim dan berhasil mengamankan lima orang remaja yang diduga terlibat aksi tawuran,” ujar Riza, Minggu (16/8/26).
Adapun kelima remaja yang diamankan masing-masing berinisial MY, MR, MRS, FR, dan MS. Selanjutnya, mereka dibawa ke Satreskrim Polresta Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait dugaan keterlibatan dalam aksi tawuran tersebut.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa juga telah menyampaikan bahwa pihaknya melakukan pengecekan terhadap video yang beredar untuk memastikan kebenaran informasi serta lokasi kejadian.
“Terima kasih informasinya. Kami akan cek kebenaran video,” ujar Eru saat dikonfirmasi, Jumat (15/8/2026) malam.
Ia juga menegaskan, tim gabungan telah dibentuk untuk melakukan patroli di sejumlah wilayah yang dinilai rawan terjadi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya.
“Sudah kami bentuk tim gabungan untuk patroli daerah-daerah rawan tersebut, serta tangkap para pelaku,” tegasnya.
Kapolresta Banjarmasin menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi aksi tawuran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi aksi tawuran di Banjarmasin,” tegasnya.
Langkah cepat kepolisian tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan Kota Banjarmasin sekaligus merespons keresahan masyarakat terhadap maraknya aksi tawuran remaja.
Polresta Banjarmasin juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas remaja yang berpotensi mengarah pada aksi tawuran atau gangguan keamanan lainnya. (Ilh)
















