BANJARMASIN – Sekolah Dasar Islam (SDI) Sabilal Muhtadin Banjarmasin kembali menggelar Classmeeting dan Pentas Seni sebagai ajang pengembangan minat, bakat, serta kreativitas siswa.
Kegiatan tersebut diikuti siswa kelas III hingga kelas VI dengan menampilkan beragam pertunjukan seni dan lomba, berlangsung di halaman sekolah, Rabu (10/6/2026).
Kepala SDI Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Nadzima Fitria Hamdie mengatakan kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengasah kemampuan nonakademik sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum.
“Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar secara akademik, tetapi juga tempat anak-anak mendapatkan pengalaman, melatih keberanian tampil, dan belajar sportif saat mengikuti berbagai perlombaan,” ujarnya.
Menurut Nadzima, kegiatan ini merupakan kali kedua dilaksanakan dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Beragam penampilan ditampilkan, mulai dari menyanyi solo, pertunjukan band, mendongeng, hingga tari kolosal yang melibatkan puluhan siswa.
“Yang tampil kali ini siswa kelas tiga sampai kelas enam. Sebenarnya kami tidak membatasi, siapa saja yang siap tampil akan kami berikan kesempatan dan dukungan,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi siswa untuk terus mengembangkan potensi diri sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.
Sementara itu, Ketua Komite SDI Sabilal Muhtadin, Rina Eko Sariani, menyatakan dukungannya terhadap seluruh program sekolah yang bertujuan mengembangkan kemampuan siswa.
“Komite selalu mendukung kegiatan sekolah, karena selain menjadi jembatan antara wali murid dan sekolah, kami juga ingin anak-anak mendapatkan ruang untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya,” tuturnya.
Menurut Rina, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi potensi yang dimiliki di luar bidang akademik.
“Anak-anak bisa menggali bakatnya masing-masing. Ke depan kami berharap mereka tidak hanya berani tampil di lingkungan sekolah, tetapi juga di berbagai kegiatan di luar sekolah untuk menambah pengalaman dan kemampuan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, salah satu penampilan yang paling menyita perhatian adalah tari kolosal bertema Harmoni Nusantara yang dibawakan oleh 41 siswa.
Di samping itu, Guru Seni Budaya SDI Sabilal Muhtadin, Nurul Aulia Sinta menjelaskan pertunjukan tersebut menampilkan keberagaman budaya Indonesia melalui penggunaan berbagai pakaian adat dari sejumlah daerah.
“Para siswa mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah seperti Bali, Dayak, Bugis, Sunda, dan daerah lainnya sebagai simbol keberagaman budaya Indonesia,” jelasnya.
Nurul mengakui proses persiapan tari kolosal tersebut membutuhkan waktu dan kesabaran ekstra karena melibatkan puluhan siswa sekolah dasar.
“Tantangannya cukup besar karena harus melatih 41 anak sekaligus. Dibutuhkan tenaga dan kesabaran lebih agar mereka bisa tampil kompak. Persiapannya berlangsung sekitar satu setengah bulan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Classmeeting dan Pentas Seni ini, SDI Sabilal Muhtadin Banjarmasin berharap siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, percaya diri, dan mampu mengembangkan potensi diri di berbagai bidang. (Ilh)














