BANJARMASIN – Kepulangan jemaah haji Kloter 1 asal Kota Banjarmasin disambut penuh kehangatan oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, bersama Ketua TP PKK Neli Listriani di Ruang Induk Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Kamis (4/6/2026).
Kehadiran para jemaah yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci disyukuri sebagai anugerah besar, mengingat seluruh jamaah dapat kembali dengan kondisi sehat dan selamat setelah menjalani rangkaian ibadah yang panjang.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan bahwa kepulangan jemaah haji bukan hanya menjadi momen kebahagiaan, tetapi juga saat untuk kembali menguatkan nilai-nilai spiritual yang telah diperoleh selama berada di Tanah Suci.
“Alhamdulillah, kita patut bersyukur atas kepulangan para jemaah haji dalam keadaan sehat. Ini merupakan nikmat yang luar biasa dari Allah SWT,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa ibadah haji merupakan perjalanan yang sarat makna, tidak hanya secara ritual tetapi juga dalam pembentukan karakter dan keimanan seseorang.
Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji diharapkan dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Nilai kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan yang diperoleh selama berhaji hendaknya terus dijaga dan diterapkan setelah kembali ke lingkungan masing-masing,” katanya.
Selain itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya peran para jemaah haji sebagai teladan di tengah masyarakat, khususnya dalam membangun suasana kehidupan yang religius, harmonis, dan penuh toleransi.
“Saya juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, mulai dari Kementerian Agama, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), hingga tim kesehatan yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” tukasnya.
Terakhir, Wali Kota berharap seluruh jemaah dapat kembali berkumpul bersama keluarga serta memperoleh predikat haji mabrur yang membawa keberkahan bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.















