BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mendorong terbangunnya sinergi dengan para pelaku usaha dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, tertib, dan berkeadilan hukum melalui Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Peredaran Minuman Beralkohol yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin, Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang dibuka Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR itu diikuti pelaku usaha hotel, restoran, kafe, tempat hiburan, hingga distributor minuman beralkohol. Sosialisasi juga menghadirkan narasumber dari Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Madya Tipe B Banjarmasin.
Dalam sambutannya, Yamin mengatakan bahwa pemerintah daerah ingin membangun hubungan yang lebih baik dengan pelaku usaha melalui pendekatan edukatif. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap regulasi akan mendorong terciptanya kepatuhan sekaligus memberikan kepastian hukum bagi dunia usaha.
“Saya percaya, dengan pemahaman yang baik, kepatuhan akan tumbuh sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga ketertiban, menghormati norma yang ada di masyarakat, serta menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan hukum,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sosialisasi ini tidak hanya membahas aspek perizinan, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai hak, kewajiban, dan konsekuensi hukum yang harus dipatuhi oleh setiap pelaku usaha yang memperdagangkan minuman beralkohol.
Yamin menambahkan, pemerintah tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra yang memberikan pembinaan agar dunia usaha dapat berkembang tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.
“Kepada seluruh pelaku usaha hotel, restoran maupun tempat hiburan, saya mengajak agar senantiasa menjadikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku sebagai bagian dari profesionalisme dalam menjalankan usaha,” tegasnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menjaga ketenteraman masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
“Saya berharap forum tersebut menjadi ruang dialog yang produktif sehingga komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha semakin kuat dalam mewujudkan Kota Banjarmasin yang tertib, aman, maju, dan sejahtera,” tutupnya.
















