BANJARMASIN – Gangguan distribusi air bersih terjadi di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin akibat kebocoran jaringan pipa utama milik PT Air Minum Bandarmasih di Jalan Ahmad Yani Km 2, tepatnya di depan Maybank atau Bank Mega.
Menanggapi kejadian tersebut, pihak PAM Bandarmasih langsung menurunkan tim lapangan guna melakukan penanganan agar dampak gangguan tidak berlangsung lebih lama.
“Kami segera melakukan perbaikan setelah menerima laporan kebocoran pipa PVC diameter 630 milimeter,” ujar Supervisor Humas PAM Bandarmasih, Murjani.
Ia menjelaskan, kebocoran pipa tersebut berdampak pada menurunnya tekanan distribusi air, bahkan menyebabkan penghentian sementara aliran air di sejumlah wilayah layanan.
“Seluruh wilayah Banjarmasin Barat dan sebagian wilayah Banjarmasin Tengah mengalami penurunan tekanan hingga mati total,” katanya.
Murjani menyebutkan, pekerjaan perbaikan telah dijadwalkan dan akan dilakukan pada waktu malam hari agar aktivitas masyarakat tidak terlalu terganggu.
“Perbaikan dijadwalkan mulai Kamis, 26 Februari sampai Jumat, 27 Februari, dengan waktu pengerjaan dari pukul 22.00 WITA hingga 04.00 WITA atau sekitar enam jam,” jelasnya.
Terkait pemulihan layanan, PAM Bandarmasih memastikan distribusi air akan kembali normal secara bertahap setelah proses perbaikan selesai.
“Pemulihan aliran air akan dilakukan secara perlahan menyesuaikan kondisi jaringan di lapangan,” ungkap Murjani.
Ia juga mengimbau pelanggan yang membutuhkan pasokan air bersih selama perbaikan berlangsung agar memanfaatkan layanan pengaduan resmi PAM Bandarmasih.
“Pelanggan dapat menghubungi call center kami di nomor 0511-3252541 atau WhatsApp center di 0811-515-146,” ucapnya.
Tak lupa ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan layanan yang terjadi.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan mengucapkan terima kasih atas pengertian pelanggan,” pungkasnya.
















