BALANGAN – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Balangan untuk mengajak perempuan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam menjalankan peran di keluarga dan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Ketua GOW Balangan, Yanti Fauzi, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Mahligai Mayang Maurai, Paringin, Senin (31/8/26).
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Yanti mengatakan, keteladanan Rasulullah SAW penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi perempuan yang memiliki peran penting dalam keluarga dan lingkungan sosial.
Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan sebagai pendamping keluarga, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam mendidik generasi, memperkuat ketahanan keluarga, menjaga nilai-nilai moral, serta memberikan kontribusi bagi pembangunan masyarakat.
“Sebagai perempuan Balangan, marilah kita jadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalankan peran kita, dimulai dari hal-hal kecil,” ajaknya.
Peringatan Maulid tersebut mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Guna Mewujudkan Perempuan yang Beriman, Berakhlak Mulia dan Berkontribusi bagi Masyarakat Balangan.”
Tema tersebut menjadi landasan dalam mendorong perempuan agar tidak hanya memahami keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Ustaz Asfian Nur mengajak perempuan meneladani sifat Rasulullah SAW dengan menerapkannya dalam kehidupan, terutama ketika berinteraksi dengan keluarga maupun masyarakat.
“Jadilah perempuan yang lemah lembut, suka memaafkan, dan senantiasa berdoa serta memohonkan ampun bagi orang lain,” ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat menjadi bekal bagi perempuan dalam membangun hubungan yang harmonis di lingkungan keluarga maupun sosial.
Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan tidak berhenti pada peringatan Maulid, tetapi diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, nilai-nilai akhlak mulia dapat memberikan dampak positif bagi keluarga sekaligus lingkungan masyarakat di Kabupaten Balangan.
Editor: Nanang
















