BANJAR – Keterbatasan penerangan tak menghentikan upaya Tim SAR Gabungan mencari Tarmiji (35), pria yang dilaporkan diduga tenggelam di sebuah danau di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Setelah melakukan pencarian pada Kamis (15/10/2026) dini hari, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin dari seorang warga bernama Yasir pada pukul 00.05 Wita. Tim Rescue Kantor SAR Banjarmasin kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 00.57 Wita.
Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk menentukan langkah pencarian. Briefing dilaksanakan pada pukul 01.05 Wita, sebelum operasi dimulai sepuluh menit kemudian.
Dalam pencarian tersebut, petugas mengerahkan sejumlah peralatan, antara lain perahu karet, perlengkapan penyelamatan di air, alat komunikasi, Aqua Eye, dan peralatan selam. Sejumlah relawan serta masyarakat setempat turut membantu proses pencarian.
Minimnya penerangan di sekitar danau menjadi salah satu kendala yang dihadapi tim saat melakukan penyisiran. Meski demikian, koordinasi antarpersonel terus dilakukan agar pencarian dapat berjalan maksimal.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 01.40 Wita. Tim SAR Gabungan menemukan Tarmiji dalam kondisi meninggal dunia dan segera melakukan evakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.
SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan belasungkawa atas musibah yang dialami korban. Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur dalam operasi pencarian tersebut.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, relawan, dan masyarakat yang telah bekerja sama sehingga korban berhasil ditemukan dan dievakuasi,” ujar I Putu Sudayana.
Ia menegaskan, koordinasi dan kerja sama seluruh pihak menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi pencarian, terutama ketika tim harus bekerja dalam kondisi penerangan yang terbatas.
Putu juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan. Menurutnya, kondisi lingkungan perlu diperhatikan dan keselamatan harus menjadi prioritas untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Banjarmasin, Polsek Liang Anggang, Borneo Rescue, Emergency Mentaos Rescue, BPK Sedap, Gajah Rescue, relawan, serta masyarakat sekitar.
Setelah seluruh rangkaian operasi selesai, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 02.20 Wita. Dengan korban telah ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
















