BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan mengajak seluruh pengelola perpustakaan untuk terus berinovasi dalam menghadapi perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Ajakan tersebut disampaikan melalui kutipan Kepala Perpustakaan Nasional RI, E. Aminudin Aziz, yang menjadi bagian dari kampanye literasi Dispersip Kalsel.
Dalam pesannya, E. Aminudin Aziz menegaskan bahwa perubahan menuntut lahirnya inovasi literasi agar perpustakaan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Perkembangan terus terjadi, ini menuntut kita untuk lebih kreatif memikirkan program baru. Tidak bisa cara lama tetap dipertahankan di masa yang sudah berubah ini. Kita harus beradaptasi,” ujarnya.
Ia mengatakan, program-program baru harus mampu menjawab harapan masyarakat sekaligus menghadapi berbagai tantangan yang muncul seiring perkembangan zaman.
Menurutnya, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga harus menjadi ruang kolaborasi, pembelajaran, dan inovasi yang mampu menyatukan berbagai kepentingan demi menciptakan manfaat bersama.
“Program baru harus mampu memenuhi harapan dan tantangan perubahan yang dihadapi saat ini. Kita ingin meramu dan menyatukan kepentingan itu menjadi garapan bersama,” katanya.
Pesan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Perpustakaan Tahun 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 12 Mei 2026.
Melalui kampanye ini, Dispersip Kalimantan Selatan berharap semangat inovasi terus tumbuh di lingkungan perpustakaan, sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan, memperkuat budaya literasi, serta menjadikan perpustakaan sebagai pusat pengetahuan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. (Adv/Hm)
















