BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial terus memperkuat upaya pemberdayaan penyandang disabilitas dengan membekali mereka keterampilan kerja sebagai bekal menuju kehidupan yang lebih mandiri dan produktif.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik Angkatan VIII Tahun 2026 yang diselenggarakan di Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, mengatakan program rehabilitasi sosial tidak hanya berorientasi pada pemulihan kemampuan peserta, tetapi juga mempersiapkan mereka agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk bekerja maupun berwirausaha.
“Rehabilitasi sosial bukan hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membangun kepercayaan diri, meningkatkan kemampuan sosial, serta mempersiapkan peserta agar mampu berkarya sesuai dengan potensi yang dimiliki,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).
Ia menjelaskan, pada angkatan kali ini terdapat sembilan peserta dari tujuh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan yang mengikuti berbagai pelatihan sesuai minat dan bakat.
“Sebanyak lima peserta mengikuti pelatihan komputer, tiga peserta mendalami tata boga, dan satu peserta memperoleh pelatihan menjahit,” sebutnya.
Selain keterampilan vokasional, peserta juga mendapatkan bimbingan fisik, mental, spiritual, dan sosial sebagai bagian dari proses rehabilitasi yang bertujuan membentuk pribadi yang lebih percaya diri dan siap kembali beraktivitas di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala PRSPDNF Fajar Harapan, Andrie Iswandy, mengatakan pendekatan rehabilitasi dilakukan secara menyeluruh agar peserta tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu menjalankan fungsi sosialnya secara optimal.
“Seluruh rangkaian pembinaan dirancang untuk meningkatkan kemandirian peserta sehingga setelah menyelesaikan program mereka memiliki bekal yang cukup untuk membangun masa depan yang lebih baik,” singkatnya.
Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui peningkatan kompetensi dan kemandirian.














