BALANGAN – Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi mengajak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan pemerintah daerah guna mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju dan berkelanjutan.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pengurus Daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Balangan periode 2025-2031 di Mahligai Mayang Maurai, Paringin, Selasa (30/6/2026).
Dalam sambutannya, Fauzi menegaskan BPD memiliki peran strategis sebagai representasi masyarakat desa. Karena itu, anggota BPD diharapkan selalu hadir di tengah masyarakat untuk mendengar, memahami, dan memperjuangkan aspirasi warga.
“Peran BPD tidak boleh jauh dari rakyat. BPD harus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan, memahami, dan memperjuangkan kepentingan mereka,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota BPD agar membangun komunikasi yang harmonis dengan kepala desa beserta perangkatnya, serta menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, terutama dalam pengelolaan keuangan desa mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga pelaporan.
Menurut Fauzi, kolaborasi yang baik antara BPD, pemerintah desa, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.
“Ketika desa maju, masyarakat sejahtera, dan pelayanan publik semakin baik, di situlah keberadaan BPD dan PABPDSI memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua PABPDSI Kabupaten Balangan, Rahmat mengatakan sekitar 40 pengurus yang telah dikukuhkan berkomitmen memperkuat koordinasi dan sinergi agar pelaksanaan tugas serta fungsi BPD semakin optimal.
“Kami ingin terus membangun sinergi dengan pemerintah desa dan pemerintah daerah. Koordinasi dengan seluruh desa akan diperkuat agar hubungan yang belum harmonis dapat menjadi lebih baik,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, PABPDSI Kabupaten Balangan berencana menggelar pertemuan rutin setiap bulan di tingkat kabupaten maupun kecamatan sebagai wadah koordinasi, mempererat komunikasi, serta memperkuat kemitraan antara BPD, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. (Rv)
















