BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan memperkuat upaya pelestarian lingkungan melalui penanaman 2.500 bibit pohon di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Basirih dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) itu dipimpin langsung Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR didampingi Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar serta melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin.
“Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan yang telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui program penanaman pohon ini,” ujar Yamin.
Ia menilai keterlibatan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial menjadi bentuk kolaborasi yang penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, sinergi tersebut mampu memperkuat upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Menanam adalah awal dari sebuah ikhtiar, sedangkan merawat adalah bentuk tanggung jawab yang sesungguhnya,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa penanaman pohon tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Ia berharap seluruh pihak ikut menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam agar mampu mengembalikan fungsi ekologis kawasan TPA Basirih, meningkatkan kualitas udara, menyerap emisi karbon, serta menciptakan ruang hijau yang lebih produktif.
Sebanyak 2.500 bibit pohon yang terdiri atas tanaman buah, pohon keras, dan pohon pelindung ditanam di kawasan tersebut. Program Greenbelting ini diharapkan menjadi langkah awal rehabilitasi lingkungan di TPA Basirih sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Banjarmasin yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.
















