BANJARMASIN – Di tengah keramaian Duta Mall Banjarmasin, KNPI Kota Banjarmasin menghadirkan pertunjukan budaya melalui KNPI Kuntau Fest Se-Kalimantan Selatan yang digelar pada Minggu (07/06) siang.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin yang dikemas dengan nuansa olahraga tradisional dan budaya lokal.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR yang hadir bersama Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj. Neli Listiani.
Adapun festival ini diikuti oleh 96 peserta dari tujuh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan yang menampilkan berbagai teknik dan atraksi seni bela diri kuntau di hadapan pengunjung.
Dalam sambutannya, Yamin memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, KNPI telah berperan aktif dalam menjaga eksistensi budaya lokal melalui pendekatan yang lebih kreatif dan dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, kuntau merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Banjar yang tidak hanya sekadar seni bela diri, tetapi juga mengandung nilai sejarah, disiplin, dan karakter.
“Inisiatif KNPI merupakan langkah positif dalam menjaga identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman,” katanya.
Lebih lanjut, Yamin menegaskan bahwa pelestarian budaya harus terus didorong agar tetap dikenal oleh generasi muda di tengah arus modernisasi yang semakin kuat.
“Saya bangga kepada KNPI Kota Banjarmasin yang turut mendukung pelestarian budaya daerah melalui kegiatan ini. Kuntau bukan hanya olahraga atau bela diri, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang harus terus diwariskan kepada generasi muda, tekannya.
Ia berharap kegiatan seperti KNPI Kuntau Fest dapat terus dikembangkan menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memperkuat interaksi dan persatuan antar daerah di Kalimantan Selatan.
Di sisi lain, Ketua KNPI Kota Banjarmasin, Ridho Akbar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemuda dalam menjaga dan memperkenalkan kembali budaya daerah kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin turut memeriahkan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin sekaligus mengenalkan dan melestarikan seni bela diri tradisional kuntau kepada generasi muda,” tukasnya.















