Balangan – Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan bekerja sama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Balangan menggelar kegiatan pendampingan pembuatan Penetapan Angka Kredit (PAK) Khusus Alih Kategori bagi Jabatan Fungsional (JF) tenaga kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan tersebut menjadi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Balangan dalam merespons kendala administratif yang dihadapi tenaga kesehatan, khususnya mereka yang beralih kategori dari jenjang keterampilan ke jenjang keahlian.
Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas Kesehatan Balangan, Nelly Setia Astuty, Selasa (10/2/2026), menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan setelah banyak tenaga kesehatan melakukan konsultasi secara mandiri ke BKPSDM terkait penyusunan PAK Khusus.
“Banyak JF tenaga kesehatan yang baru saja atau akan beralih kategori dari keterampilan ke keahlian merasa kesulitan. Untuk efisiensi, kami memfasilitasi pendampingan ini secara kolektif agar seluruh tenaga kesehatan, baik dari puskesmas maupun RSUD, memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun PAK Khusus sebagai syarat kenaikan pangkat ke depan,” ujarnya.
Koordinator Tim Kepangkatan BKPSDM Balangan, Reza Fahdina, selaku narasumber memberikan apresiasi atas langkah cepat Dinas Kesehatan dalam memfasilitasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai PAK Khusus pasca-alih kategori masih cukup minim di kalangan ASN.
“Mungkin ini pendampingan PAK Khusus Alih Kategori yang pertama kali dilakukan di Kalimantan Selatan. Belum banyak yang menyadari bahwa PAK Khusus ini adalah dokumen wajib yang akan diminta oleh verifikator BKN saat pengusulan kenaikan pangkat nantinya,” ungkap Reza.
Kegiatan yang dikemas secara semi formal ini tidak hanya berisi pemaparan teori, tetapi juga praktik langsung. Tim Kepangkatan BKPSDM mendampingi peserta melakukan simulasi perhitungan angka kredit menggunakan lembar kerja yang telah disiapkan panitia.
Setelah peserta memahami proses perhitungan manual, narasumber juga memperkenalkan aplikasi digital khusus untuk mempermudah penghitungan angka kredit secara otomatis.
“Sengaja aplikasi ini kami perkenalkan setelah praktik manual, agar peserta memahami terlebih dahulu filosofi perhitungannya, baru kemudian disandingkan dengan aplikasi untuk memastikan kebenaran datanya,” tambahnya.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dan antusiasme tinggi dari para pengelola kepegawaian puskesmas maupun tenaga kesehatan yang mengikuti pendampingan hingga akhir acara.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap proses administrasi kepegawaian tenaga kesehatan dapat berjalan lebih tertib, efektif, dan lancar, terutama dalam pengusulan kenaikan pangkat di masa mendatang. (Sal)
















