infobanjarmasin.com, BANJARMASIN – Upaya mencegah aksi balap liar di kawasan Jalan SMP 18 Banjarmasin terus dilakukan Polresta Banjarmasin dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis.
Polisi menilai pembinaan kepada para remaja menjadi langkah awal yang lebih efektif sebelum penerapan tindakan tegas.
Selain meningkatkan patroli di kawasan rawan balap liar, Polresta Banjarmasin juga aktif menjalankan program Police Goes to School di sejumlah sekolah.
Program tersebut bertujuan membangun komunikasi dengan pelajar dan pihak sekolah agar para remaja memahami risiko balap liar serta pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Tujuan kami membangun komunikasi dengan para pelajar dan dewan guru untuk ikut mencegah aksi balap liar, sekaligus memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujar Kasi Humas Polresta Banjarmasin, Ipda Adi Harry Sucahyo, Jumat (8/5/2026).
Ia menjelaskan, patroli presisi terus dilakukan oleh personel Satlantas Polresta Banjarmasin bersama Polsek Banjarmasin Selatan di lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul para remaja. Menurutnya, para pelaku sering berpindah-pindah lokasi dan berusaha menghindari petugas saat patroli berlangsung.
“Remaja-remaja ini kucing-kucingan dengan petugas. Tapi kami tetap lakukan upaya pencegahan sebelum penindakan dilakukan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Adi Harry mengatakan pihak kepolisian saat ini belum mengedepankan tindakan represif. Polresta Banjarmasin memilih memberikan pemahaman terlebih dahulu kepada para remaja terkait bahaya balap liar, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Pendekatan persuasif lebih kami utamakan. Kami ingin anak-anak ini memahami bahaya balap liar bagi diri mereka sendiri maupun pengguna jalan lain,” katanya.
Tak hanya itu, kepolisian juga meminta peran orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka, khususnya pada sore hingga malam hari yang sering menjadi waktu munculnya aktivitas balap liar.
“Kami minta orang tua tahu keberadaan anaknya. Jangan sampai keluar rumah tanpa kejelasan dan terlibat dalam aksi yang membahayakan,” imbuhnya.
Meski demikian, Polresta Banjarmasin memastikan tidak akan segan mengambil tindakan tegas jika imbauan dan pembinaan yang dilakukan tidak diindahkan oleh para pelaku.
“Namun fokus utama kami saat ini adalah pencegahan melalui edukasi dan pembinaan,” tegasnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan aksi balap liar maupun gangguan kamtibmas lainnya melalui layanan call center 110 Polri.
“Peran aktif masyarakat sangat kami butuhkan. Kami pastikan setiap informasi yang masuk akan ditindaklanjuti dengan cepat, tepat, dan profesional,” tutupnya.















