BANJARMASIN – Upaya memperkuat peran dunia usaha dalam kegiatan sosial terus didorong Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.
Salah satunya melalui pembentukan kepengurusan baru Business Corporate Social Responsibility (BCSR) yang digagas Dinas Sosial, dalam pertemuan bersama pengusaha di Swiss-Belhotel Banjarmasin, Selasa (22/4/2026).
Pembentukan ini dilakukan menyusul berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya.
Selain pemilihan pengurus, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk menyatukan langkah agar kontribusi pelaku usaha dapat lebih terarah dalam mendukung program sosial.
“Keberadaan BCSR diharapkan mampu menjadi penghubung antara pemerintah dan dunia usaha dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat,” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Nuryadi.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan sektor swasta sangat penting, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Melalui BCSR ini, kita ingin mengoordinasikan bantuan dan peran pengusaha agar lebih terarah,” lanjutnya.
Ia menjelaskan, dukungan pengusaha menjadi semakin krusial, terlebih menjelang peringatan 500 tahun Hari Jadi Kota Banjarmasin.
Menurutnya, tidak semua kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi oleh APBD.
“APBD kita terbatas, sehingga peran pengusaha sangat diperlukan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan sembako kepada 25 kepala keluarga, termasuk penyandang disabilitas.
Langkah ini menjadi bagian dari perhatian terhadap kelompok rentan di tengah masyarakat.
Di sisi lain, program bantuan sosial tetap berjalan, di antaranya penyaluran kursi roda dan bantuan sembako yang ditargetkan menjangkau sekitar 1.500 kepala keluarga.














