BANJARMASIN – Ratusan warga memadati kawasan Jalan Pekapuran Laut saat tradisi bagarakan sahur digelar pada Kamis (19/3/2026) dini hari.
Suasana yang awalnya tenang mendadak menjadi ramai setelah Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, turut hadir dan ikut berkeliling kampung bersama masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Yamin tidak hanya menyapa warga, tetapi juga ikut menabuh beduk sambil berjalan menyusuri lingkungan Pekapuran Laut hingga Sungai Baru.
Kehadirannya disambut antusias oleh ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua, remaja hingga anak-anak yang ikut memeriahkan tradisi membangunkan sahur di malam ke-29 Ramadan itu.
Kegiatan bagarakan sahur yang berlangsung sejak sekitar pukul 02.00 hingga menjelang sahur tersebut juga dirangkai dengan makan sahur bersama secara sederhana.
Selain menjadi ajang kebersamaan, momen tersebut dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara pemerintah kota dan masyarakat mengenai berbagai persoalan yang dihadapi Banjarmasin, terutama terkait penanganan sampah.
Yamin mengaku bangga melihat kekompakan warga yang tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Ia menilai tradisi bagarakan sahur menjadi simbol kebersamaan dan kekuatan sosial masyarakat di lingkungan tersebut.
“Saya kira ini luar biasa. Warga Pekapuran dan Sungai Baru sangat kompak melaksanakan sahur pada malam hari ini. Sekitar dua jam kita bagarakan. Mudah-mudahan pertemuan kita malam hari ini dipenuhi dengan keberkahan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan pesan kepada warga agar turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam pengelolaan sampah dan pelestarian sungai di Kota Banjarmasin.
Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja tanpa dukungan masyarakat.
“Mudah-mudahan warga di sini bisa membersamai pemerintah untuk menyelesaikan persoalan sampah di Kota Banjarmasin. Kita menangani sampah ini demi masa depan anak cucu kita,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat mulai mengurangi penggunaan plastik serta menjaga kebersihan sungai di sekitar lingkungan mereka.
Terakhir, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan dalam pelayanan publik.
“Tentu kekurangan pasti ada. Kami berharap masyarakat terus memberikan masukan, saran, dan pendapat agar kota kita makin maju dan sejahtera,” tutupnya.
















